My Doll [1001 Expression Of Pyschopath]

My Doll [1001 Expression Of Pyschopath]

  • WpView
    Reads 67,234
  • WpVote
    Votes 4,005
  • WpPart
    Parts 13
WpMetadataReadComplete Sat, Sep 16, 2017
Terdengar derap langkah kaki, ditambah sayatan pisau pada tembok yang mengeluarkan bunyi mencekam. Di tempat yang sunyi ini, membuat bulu kuduk siapapun yang mendengarnya akan berdiri, "Mmmm....mmmmm" "Shttttt...jangan bersuara manis, nanti terdengar sesorang" ucap lelaki itu sembari mengusap lembut wajah seorang wanita dengan pisau "mmmm....hikss" rintih sang wanita tertahan, lantaran mulutnya penuh dengan kain bekas yang berlumuran darah. "Ku katakan diam! Apa kau tuli!!" Bentak lelaki tersebut "Mmm...hikss hikss...mhhh" "Ku rasa kau memang tuli gadis manis....ku bersihkan telingamu dulu ya" ucap sang lelaki itu sembari mengorek-ngorek telinga sang gadis dengan pisau belati, hingga darah segar mengalir di belatinya, sang gadis hanya merintih tertahan dan hanya menitikan air mata, sang lelaki tersebut yang melihatnya justru semakin gemas untuk 'membersihkan' telinga sang gadis NB: Typo everywhere Voment biar tambah semangatt! ^_^ Author:Shin Hara
All Rights Reserved
#74
pyschopath
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • FLASH(K-POP VER)
  • FOREVER OR NEVER - OHMNON ✅
  • Tetangga | SOOKAI
  • Guilty Pleasure  [END]✓
  • WHY DOES MY BROTHER HATE ME?  [REV] √
  • [35]. Revenge [ Krist x Singto ]
  • Kiss or Kill ME?
  • Be Mine [END]
  • ᴹʸ ᴶⁱᵐⁱⁿ⁻ˢˢⁱ YOONMIN [DEWASA] END✓
  • PacarkuPshycopath (TAMAT)

"Diam, atau pisau ini menancap dalam di lehernya!" bentakan Hangyul hanya bisa dibalas tangisan keras dari Kim Naeera, yang statusnya adalah kekasihnya, matanya menatap tajam kekasihnya dan tangannya hanya memegang pisau tajam berwarna silver yang kini sudah tepat berada di leher Yohan walaupun belum menancap, deru nafas yohan dapat hangyul rasakan karena jarak wajah hangyul sangat dekat dengan wajah Yohan, tepatnya jika Hangyul bergerak sedikit, mungkin akan ada cairan merah segar mengalir dari leher putih milik Kim Yohan. Yohan terlihat pasrah, matanya sayu, hidungnya merah, kakinya mungkin kini sudah seperti tidak menapak, hatinya tidak karuan melihat wanita yang sangat dicintainya menangis karena pria brengsek bermarga Lee yang mungkin saja bisa melayangkan nyawanya dalam sekejap, ditambah lagi dengan tatapan sayu sang wanita bermarga Kim tersebut membuatnya semakin lemas tak berdaya, ia merasa bahwa jiwanya sudah mati.

More details
WpActionLinkContent Guidelines