We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.
Masih Milikku

Masih Milikku

  • WpView
    Reads 51,829
  • WpVote
    Votes 1,473
  • WpPart
    Parts 21
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 14, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
"Keenan dengerin aku dulu, aku bisa jelasin." "Jelasin apalagi Saka? Ini bukan pertama kalinya kamu selingkuh, dan selama ini aku selalu maafin kamu, kamu seperti tidak menghargaiku, sudahlah, aku harus pergi." Aku meninggalkan Saka di taman dan aku sendiri mencari-cari sahabatku, Gita. Akhirnya aku menemukan Gita dikantin kampus. "Kamu kenapa Keenan? Kamu ketemu Saka lagi?" "Iya, dia masih terus minta maaf," "Kamu harusnya mikir, kenapa dia selalu melakukan itu, mungkin dia tidak lagi mencintaimu," "Kamu benar, Git. Mungkin Saka tidak pernah mencintaiku, tapi kalau memang benar kenapa kita bisa bertahan sampai 2 tahun? Aku rasa tidak mungkin 2 tahun bertahan tanpa cinta," Cast: Bagas Aji Saka (Saka) Mikhaila Keenan Raditya (Keenan) Sagita Eliani (Gita) Orang Tua Saka Orang Tua Gita Kevin Andhika Raditya (Kak Kevin)
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • ELGITA: Yang Tak Pernah Terucap (END)
  • cinta dan kehilangan
  • JENARO
  • Talk to You [END]
  • [COMPLETE] MASK: Love and The Secret of Life
  • DANADYAKSA
  • Jodohku
  • Tak Sejalan
  • RINDU DI PENGHUJUNG SENJA

Warning ❗Plis, no copy paste/plagiat cerita orang❗sebelum membaca Vote dan follow. Semua orang mengatakan Gita adalah penyebab kematian saudara kembarnya. Tidak ada yang peduli untuk bertanya bagaimana rasanya kehilangan seseorang yang selama ini selalu berada di sisinya. Sejak tragedi itu, hidup Gita berubah sepenuhnya. Gadis yang dulu ceria kini hidup dalam bayang-bayang masa lalu, dikelilingi tatapan yang menghakimi dan tuduhan yang tak pernah hilang. Bertahun-tahun kemudian, ketika ia mulai mencoba menata hidupnya kembali, serpihan kebenaran yang lama terkubur perlahan muncul ke permukaan. Namun semakin dekat Gita pada jawaban yang selama ini ia cari, semakin ia menyadari bahwa tidak semua luka berasal dari kebencian. Sebagian lahir dari kata-kata yang tak pernah diucapkan. Dan sebagian lagi dari pertolongan yang datang terlambat.

More details
WpActionLinkContent Guidelines