ONE STEP BALLERS

ONE STEP BALLERS

  • WpView
    LETTURE 543
  • WpVote
    Voti 27
  • WpPart
    Parti 11
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione gio, set 14, 2017
One Step Ballers adalah kumpulan quotes motivasi untuk ballers, diambil dari saripati patah hati penulis sampai dengan belantara rindu juara saat menjadi seorang pecundang lapangan yang terus mencoba mengaum dari sisi bangku cadangan lalu melewati kerasnya basket jalanan sampai memeluk generasi harapan. Berisi step-step untuk ballers yang pengen mulai membangun atau menjaga semangat untuk tetap fight di basket! Apapun yang terjadi!, di lengkapi juga btq (behind the quotes) a.k.a latar belakang terpelatuck nya quotes..hehe.
Tutti i diritti riservati
#305
player
WpChevronRight
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • It's Okay, Kamu Normal !
  • KENAPA HARUS AKU?
  • Transmigrasi si bar-bar
  • Kumpulan Quotes
  • Ketika Jemari Berbicara
  • Quotes Islami
  • kuroko no basket ; PROFESSION
  • Heeseung Harem

Banyak orang datang dan pergi tanpa alasan, sekalinya ada hanya seperti bayangan. Memang dalam menjalani proses kehidupan terkadang terasa berat dan melelahkan. Jadi tetap semangat ya untuk menggapai kebahagian. Sering kali suara ini dibungkam, segala usaha tidak dihargai dan telinga merasakan sakit karena suara-suara yang cukup berisik. Lalu esokan harinya semua dibanding-bandingkan seolah apapun yang dijalani salah sehingga terpaksa wajah ini memakai topeng kepalsuan lalu bergerak seperti wayang. Apakah harus diam melihat keasingan antara jiwa dan raga ini ? Apakah salah jika menjadi diri sendiri ? "Tuhan, kapan kebahagian datang kepadaku? Mereka sudah lari jauh didepan sedangkan diri ini masih pada tempatnya". Memang tanpa harapan hidup terasa hampa sedangkan kesabaran dan bersyukur merupakan salah satu kunci dalam kehidupan. Bukankah hanya Maha penciptalah yang bisa membantumu. Jadi apakah semua ini normal? Apakah hanya diriku saja yang merasakannya? Lalu bagaimana aku harus bertahan?

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti