My Lovely Aghata

My Lovely Aghata

  • WpView
    Reads 35
  • WpVote
    Votes 0
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, May 5, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Kehidupanku yang seperti remaja kebanyakan, yang selalu dipenuhi oleh tantangan, dan kebahagian bersama teman-teman. Sama seperti anak SMA yang lain yang sibuk dengan pekerjaan rumah, ulangan dan kegiatan lainnya. Tapi kesibukanku bertambah dengan membantu ibuku. Aku pun mempunyai seorang sahabat yang kocak namanya Valina, dia yang menghiburku jika aku lagi galau atau terpuruk. Dia juga tahu bagaimana kehudupanku, dia yang selalu membantuku juga dalam hal pelajaran sekolah. Aku juga terpilih menjadi pengurus OSIS di sekolahku, entah mengapa aku harus masuk menjadi pengurus, dan untungnya Valina juga ikut. Namun yang aku bingungkan lagi kenapa aku dipilih menjadi wakil ketua OSIS, padahal aku pintar juga tidak. Yang menjadi ketuanya adalah Alex teman seangkatanku. Dia baik, dan bisa bekerjasama denganku secara baik. Lalu dia mengikuti ekskul basket, dia mempunyai sahabat yang bernama Kevin yang terkenal ganteng dan sangat pandai dalam bermain basket. Yang pasti digilai para wanita, dan ada salah satu temannya yang mengejar-ngejar dia yang namanya Claudia. Dia tidak pernah menyerah untuk mendekati Kevin, walaupun Kevin yang terlihat dingin dan galak. Aku tak ambil pusing dengan hal itu. Karena aku menjalankan hidupku sesuai keinginanku,yang kata sahabtku selalu lurus. Ya itulah aku.
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Rebound
  • Troublemaker vs Ketua osis(REVISI)
  • LION or NASKARA Sang Pengendali Cerita
  • OSIS OR OH SHIT?!
  • [☑️] Love with Innocent Girl
  • ARGLADIS
  • Tentang Ashel
  • Kelas A [End]
  • Giant Baby [COMPLETED]
  • My Senior is My Coldest BoyFriend [Chapter 1 Completed+ Revisi]
Rebound

Nama gue Alexis. Gue suka banget basket. Dalam sehari, gue bisa latihan sampe tiga jam setelah pulang sekolah, kadang lebih. Itu gak termasuk tanding setiap istirahat sama senior. Kecintaan dan skill gue inilah yang meluluhkan hati kapten tim basket, Felix, buat ngerekrut gue sebagai tim inti di tahun pertama gue. Sekolah gue ini senioritas banget, seakan-akan anak kelas dua-belas itu raja, kelas sebelas itu bangsawannya, dan kelas sepuluh itu rakyat jelata yang nafas aja harus izin. Kehadiran gue sebagai tim inti basket yang semua anggotanya kaum adam, adalah suatu keajaiban yang dibanggakan sama kaum hawa seangkatan gue. Fyi, gue cewek. Gue gak percaya cinta. Orang luluh, dan bisa berubah gara-gara cinta. Menurut gue masih banyak yang bisa lo lakuin selain cinta. Banyak orang yang diperbudak sama cinta. Kadang ada yang gak peduli sama diri sendiri, tapi malah peduliin cinta. Tapi giliran ditanya cinta itu apa, gak ada jawaban yang spesifik. Gak ada definisi. Kalo pun ada, definisinya beda-beda. Kalo gitu, cinta itu apa? Masih jadi Alexis dengan cara pemikiran gue yang realistis, yang gak percaya cinta, orang itu dateng tanpa diundang, dan dengan ketidakinginan gue sendiri dia ngubah hidup gue. Dia ngubah cara pandang gue soal cinta, harapan dan kesederhanaan. Cover by @athenaite

More details
WpActionLinkContent Guidelines