Suspicious

Suspicious

  • WpView
    Reads 954
  • WpVote
    Votes 120
  • WpPart
    Parts 14
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sat, Apr 1, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Sudah jatuh tertimpa tangga pula, seperti itu yang Auryn rasakan. Tiga tahun lamanya cintanya berada di zona nyaman, akhirnya kandas karena pihak ketiga. Begitu ia menemukan cinta yang baru , namun akhirnya kandas kembali karena alasan yang sama. Mungkinkah Auryn akan bertahan dengan hidupnya kini? Sempat hiatus dari wp, pada akhirnya bisa buat cerita lagi 😀..
All Rights Reserved
#844
affair
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • coward
  • Derana Duka (lengkap) tidak terbit fisik/pdf
  • Antara Aku, Kau dan Dia  {TERBIT}
  • Satu Atap
  • RETAK [END]
  • Friendzone
  • Cinta Segitiga
  • Layang-Layang Kertas
coward

Kembaran Anjani mengatakan, Anjani hanyalah gadis picik yang merebut orang-orang tersayang dari sisinya. Ketiga kakak laki-laki Anjani mengatakan hal serupa. Mereka bilang, Anjani tidak lebih dari gadis pengemis perhatian dalam keluarga. Padahal, mereka tidak pernah tau bagaimana Anjani menghabiskan hari-harinya penuh rasa sakit. Papa dan Mama yang disangka selalu berada di pihak Anjani tidak pernah benar-benar menyayanginya. Papa dan Mama hanya ingin satu hal, keduanya ingin Anjani memiliki nilai sempurna. Lantas, apa jadinya jika Anjani jatuh hati pada Jenggala, laki-laki yang berstatus sebagai sahabat dari kembarannya? Bagaimana jadinya jika laki-laki yang ia sayang, laki-laki yang diharapkan mengerti dirinya, selalu berlari untuk membela sang kembaran terlebih dahulu dibanding dirinya? "Lo tau Jan, gue mau jadi pacar lo cuma demi Aruna. Gue harap lo sadar posisi dan ngerti kalau gue nggak akan pernah beneran sayang sama lo." ••• "Gue nggak pernah minta hidup kayak gini. Gue cuma mau tidur, gue capek belajar. Gue capek nanggung beban ekspektasi Mama sama Papa, Kak."

More details
WpActionLinkContent Guidelines