ATTENDRE

ATTENDRE

  • WpView
    Reads 102
  • WpVote
    Votes 35
  • WpPart
    Parts 2
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Aug 20, 2017
Kata Eci, sampai kapan Alin menunggu dan mengharapkan lelaki yang tak pasti? Prama bilang Alin urutan kelima Bukan seberapa lama kamu menunggu dan mengharapkannya tapi seberapa kuat kamu menunggu hujan datang bersama cahaya matahari. Menunggu pelangi. Seperti menunggu dan mengharapkan dari kota cinta; Attendre
All Rights Reserved
#215
berharap
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • 31 Months for You (Revisi)
  • Menunggu Waktu
  • Aspettare
  • Two Times For Love
  • Eighteen ✅️ [LENGKAP]
  • Your Memories[End]✔
  • Soft After Storm
  • Bukan Salahnya Hujan (Completed)
  • What's going on with us?

"Tidak semua cinta harus disuarakan. Tidak semua harap harus digenggam. Kadang, mencintai diam-diam adalah satu-satunya cara bertahan." Alia tidak pernah menyangka bahwa satu tatapan singkat di awal masa kuliahnya akan mengubah segalanya. Septian, lelaki dengan sorot mata tenang dan senyum yang jarang muncul, perlahan tumbuh menjadi pusat semesta kecil di dalam hatinya. Selama tiga puluh satu bulan, Alia menyimpan rasa itu sendiri. Dalam doa-doa sepertiga malam. Dalam senyum pura-pura. Dalam perasaan yang tak berani ia akui, bahkan pada dirinya sendiri. Namun ketika kedekatan itu mulai tumbuh, semesta justru menguji dengan luka lama, rasa minder, dan kenyataan bahwa tidak semua yang kita doakan bisa kita miliki. Ini adalah kisah tentang cinta diam-diam, perasaan yang tumbuh tanpa janji, dan perjuangan mencintai diri sendiri di tengah luka yang belum sembuh. Pelangi di Balik Hujan Rindu bukan sekadar romansa. Ia adalah perjalanan tentang harapan, kehilangan, dan keberanian untuk melepaskan... meski hati belum benar-benar rela.

More details
WpActionLinkContent Guidelines