Dreams Selly

Dreams Selly

  • WpView
    Reads 407
  • WpVote
    Votes 66
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Jun 4, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Selly mempunyai sikap yang dingin bukan tipe orang yang suka bergaul, jika pun bisa dekat denganya itu keberuntungan besar. Salah satunya Dr.Rio, dia pria yang paling beruntung dari pria lainnya, dia menyukai Selly selama 2 tahun ini sampai sekarang. Namun dia menyimpanya sendiri. Dalam mengapai cintanya dia dikalahkan oleh seorang pengusaha besar atau kaka dari Bintang (pasien yang disayangi Selly dan Dr.Rio). Dia bernama Angkasa, pertemuan antara Angkasa dan Selly tidak mulus. Dan dia adalah pria yang dibenci Selly. Namun lama-kelamaan rasa bencinya berubah menjadi rasa sayang, entah sebagai teman atau apa!!! Sedangkan Angkasa memiliki perasaan untuk Selly saat pertemuan pertama.
All Rights Reserved
#60
delima
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Horibble Woman (END)
  • Dua Hati di Antara Kata
  • Langit Malam Bersamamu
  • Bersemi Di Ujung Perpisahan
  • 𝑷𝒆𝒍𝒖𝒌𝒂𝒏 𝑺𝒂𝒂𝒕 𝑺𝒆𝒏𝒋𝒂  (𝙀𝙉𝘿)
  • Milk for Rayyan
  • Silent Redemption
  • Angkasa Membenci Hujan (Masih Lengkap-END)
  • Unintelligible (Complete)

YANG MASIH DI BAWAH 19+ SKIP CEIRTANYA, DISINI ADA BEBERAPA ADEGAN YANG MENGANDUNG 🔞 Bagaimana jadinya jika musuh berubah menjadi seseorang yang kita cintai? "A collection of weak earthworms!" ucapnya sinis seraya mengacungkan jempol kebalik. Sang ketua dan juga anggota DAREDEVIL lainnya tercengang mendengar ejekan itu. Terutama ketua dari mereka, Alexander Galaxi. Tangannya mengepal hingga kuku-kukunya memutih menahan amarah. "Tuh orang siapa sih, gak ada peting beliung dateng-dateng jadi pengacau." ucap Bima Bastian anggota dari geng Alexander. "Nyari mati mungkin!" tukas cowok yang bernama Bagas Raymond. Senyum mengejek terpancar di balik masker itu. Aura kekejaman dan dendam telah membutakannya. Dendam yang sudah lama ia pendam, dan sudah saatnya dia membalaskan semua pada orang-orang sampah itu. "Musuh baru." ucap Alexander dingin. [CERITA INI MENGANDUNG KATA-KATA KASAR, PENUH KEKERASAN, PELECEHAN. HARAP BIJAK UNTUK MEMBACA.]

More details
WpActionLinkContent Guidelines