Story of Coffee (Two Shots)

Story of Coffee (Two Shots)

  • WpView
    LECTURAS 69
  • WpVote
    Votos 3
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadConcluida jue, feb 16, 2017
Kamu pernah bertanya kenapa aku begitu menyukai kopi, kan? Karena kopi menggambarkan perasaanku padamu. Antara pahitnya penantian dan manisnya pertemuan. Kamu dan kopi memiliki arti yang sama. Kalian pahit dan manis. Kadang dingin juga panas. Semua orang mencoba menghentikanku, tapi kalian adalah candu bahkan kamu lebih kuat dari efek kafein. Semua menganggap aku gadis bodoh yang terjerat dalam candu kafeinmu. Mereka mencoba menghentikan dengan mengatakan kamu adalah racun dalam kopi yang membunuh secara perlahan.
Todos los derechos reservados
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Coffee Break Time
  • TAKDIR KITA
  • Our Coffee (Completed)
  • Arlan:perfect Diamond
  • The Coffee Crush | On Going
  • Mencintai dalam diam
  • Cafein Love | JAKE enhypen [ END ]
  • Takdirku dengan Cintamu 💕
  • Caramel Macchiato

TAMAT Kopi hitam itu pahit. Jika ditambahkan gula, dia tetap hitam dan pahit, tidak mengubah wujudnya. Bagi yang belum merasakan, akan beranggapan semua kopi itu pahit, padahal ada sedikit manis dari gula yang ditambahkan. Kamu hanya perlu mencicipinya dan rasakan aroma serta kenikmatan di setiap tegukkan. Begitulah hidup, hitam didefinisikan sebagai ujian dan cobaan, pahit didefinisikan sebagai luka. Gula didefinisikan sebagai kesabaran. Tak selamanya ujian, cobaan dan luka berakhir menyedihkan. Kamu hanya perlu hadapi dan rasakan tiap kenikmatan ujian dan luka itu. Tambahkan kesabaran untuk memberi rasa manis dalam perjalanan hidup. Itulah mengapa saya menyukai kopi hitam, begitu banyak makna yang terkandung dalam secangkir kopi hitam

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido