Choice
  • WpView
    Reads 886
  • WpVote
    Votes 192
  • WpPart
    Parts 11
WpMetadataReadComplete Wed, Jun 7, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
[Sudah tamat] "Gue suka sama lo. Lo mau gak jadi pacar gue?" ucap lelaki itu to the point, Keheningan menyelimuti mereka berdua yang kini tengah duduk berhadapan di sebuah kafe, "Maaf Al, tapi gue gak suka sama lo," balas perempuan itu dengan hati-hati, dia menatap manik mata lelaki itu, ada kilat kecewa yang tersirat di matanya, Dia, Vita. Meninggalkan Alva sendirian. [Start 15.02.2017] [End 23.04.2017]
All Rights Reserved
#465
trueshortstory
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Six Ways To Sunday [FIN]
  • ALEA
  • Mr. Right For Now
  • Arsyilazka
  • Zero-sum Love [FIN]
  • Melody ✔
  • Langit untuk Asa
  • 90 Hari Mengejar Cinta Alvaro[End]
  • LOVANIA
  • AL AL GANG [Complicated]

TAMAT & PART LENGKAP May contain some mature convos and scenes Jatuh hati sendiri: check! Patah hati sendiri: double check! Status hubungan dengan Amos aka Momo: Sahabat sejak orok. I repeat: SAHABAT SEJAK OROK. Sumpah demi apa pun, aku sudah move on dari sahabatku sejak orok, Amos Sahat Sinaga. Delapan tahun berlalu, sudah pasti aku melupakan patah hatiku saat melihat cowok itu mengucapkan janji sehidup semati dengan cewek lain. Di depan mataku. Catat. Salahku juga yang mau jadi best woman-nya. Namun, Tuhan memang suka memberikan ujian yang berat kepada prajuritnya yang kuat. Amos kembali menjadi tetanggaku, setelah bertahun-tahun melanglang buana. Kali ini, dia kembali dengan tangan kanan Luci--euh, maksudnya, putri semata wayangnya. Pertanyaannya: Tuhan, aku nggak pernah daftar buat jadi prajurit yang siap mati di medan perang. Boleh resign, nggak?

More details
WpActionLinkContent Guidelines