uber dunia tak sampai

uber dunia tak sampai

  • WpView
    Lecturas 5
  • WpVote
    Votos 2
  • WpPart
    Partes 1
WpMetadataReadConcluida lun, feb 13, 2017
WpInfo
Ficción
Acción y Suspenso
Dunia adalah tempat hidup nya mahluk tempat singgah sementara untk mencapai tempat kekal abadi.Manusia hidup dengan tugas selama nafas msh ada.Begituh juga dengan dunia mempunyai tugas dari Sang Pencipta(Alloh),yaitu untuk menipu manusia sehingga lalai dlm menjalankan tugas nya sebagai makhluk ciptaan Alloh. Tugas manusia adalah beribadan dan mencari ridho Alloh Taa'la.Rukun islam dan iman harus di jalankan dan di yakinkan dengan mantab.Bila mana manusia lalai dalam tugas nya maka dunia berhasil menjebak manusia.Berbicara tentang manusia itu berbeda dengan orang.Bisa dikatakan manusia adalah hewan yang berfikir sebab manusia itu termasuk golongan hewan tapi bukan hewan sebab manusia berfikir dan hewan tidak dan hewan itu bukan manusia.Jd manusia itu bukan hewan tapi bila mana sifat berpikir nya manusia itu hilang atau tidak di gunakan maka tinggalah kata hewan tapi bukan hewan melainkan menyerupai diri nya seperti hewan.Maka bila mana tidak ingin di katakan seperti hewan maka manusia harus berfikir. Berfikir disinih adalah mencari tahu apa tugas manusia di ciptakan oleh Alloh di alam dunia untuk hal apa? Bila mana manusia itu sudah sampai ketahab berfikir akan tugas nya sebagai makhluk ciptaan Alloh maka manusia telah sampai kepada kesempurnaan berfikir dan akan jadi orang. Orang adalah hasil jadi manusia karna manusia itu bisa di katakan bahan untuk menjadi orang.seperti jadilah orang berilmu. jadilah orang alim,jadilah orang pintar. bila manusia tidak berfikir maka belum bisa berevolusi menjadi orang. bisa dikatakan saya ini adalah hewan yang mau belajar berfikir dan belum seutuh nya dikatakan manusia.Terkadang saya suka bertanya islam itu apa ? bertanya tanya saya,pernah ada yang berkata kepada saya islam adlah agama yang di bawa oleh Kanjeng Nabi Muhamad SAW untuk kebahagian manusia di dunia dan akhirat.Maka saya mencoba untuk menarik hasil dari definisi tersebut.Maka bisa saya ambil kesimpulan....
Atribución Creative Commons (CC)
Únete a la comunidad narrativa más grandeObtén recomendaciones personalizadas de historias, guarda tus favoritas en tu biblioteca, y comenta y vota para hacer crecer tu comunidad.
Illustration

Quizás también te guste

  • Mahligai Cinta [END]✓
  • Takdir cinta berawal masjid ( TAMAT )
  • Malaikat Allah Dan Tugasnya
  • Penciptaan Langit dan Bumi Dengan Segala isinya
  • Syal Merah
  • Semesta Untuk Fatih [END] TERBIT✔️
  • 25 NABI DAN RASUL
  • Kisah Islami Yang Menakjubkan
  • Mahardika Raja {On Going}
  • ILMU ALLAH SWT

[Spiritual - Sad - Romance] Judul awal : Mahligai Cinta Kirana || Hati Kirana hancur berkeping-keping. Lima tahun dia menunggu janji yang diikrarkan Fahri padanya untuk ditepati nyatanya semua hanya sia-sia. Lelaki itu justru menikahi gadis lain. Tak lama kemudian, Fawwaz--Ayah Kirana mengabari kalau ada seorang lelaki yang akan datang untuk melamarnya. Dia adalah Satria Naufal Ibrahim. Seorang pengusaha sukses di bidang industri yang namanya sudah dikenal banyak orang. Berusaha berprasangka baik kepada Sang Pencipta, Kirana akhirnya memutuskan menerima lamaran Satria dan berharap lelaki itu bisa menjadi obat dari luka hatinya yang belum sepenuhnya sembuh. Namun, lagi-lagi kenyataan menamparnya. Dia yang diharapkan dapat menjadi obat justru menabur garam pada luka yang dia rasakan. Membuatnya kembali jatuh, sejatuh-jatuhnya. "Berharap pada manusia itu sakit dan melelahkan. Bodohnya aku yang mengulangi kesalahan itu berulang-ulang ...." ~ Kirana Arsyila Fawwaz~ ____ "Aku tidak membencimu. Aku hanya menyesal kenapa harus dipertemukan, lalu dipersatukan denganmu dengan cara semenyakitkan ini ...." ~ Satria Naufal Ibrahim ~ ~~~ Note : * Cerita ini murni fiksi * Semua yang ada dalam tulisan ini sudah tercatat oleh Malaikat, siapapun yang berani mem-PLAGIAT maka akan dihisab di Pengadilan AKHIRAT! Cover by : Canva Start : 25 Mei 2024 Finish : _

Más detalles
WpActionLinkPautas de Contenido