Ios Intel

Ios Intel

  • WpView
    Reads 1,977
  • WpVote
    Votes 244
  • WpPart
    Parts 19
WpMetadataReadMatureOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 31, 2018
WpInfo
Fiction
Science Fiction
Percobaan manusia yang dilakukan sebuah negara untuk digunakan sebagai senjata mematikan. Membuat manusia biasa memiliki kemampuan yang melebihi manusia biasa. Seorang remaja yang memiliki kemampuan yang membuatnya membenci dirinya. Keluarga dan teman-temannya terbunuh olehnya. Akan tetapi, pertemuan yang tak terduga membuat hidupnya menjadi berguna. Pertempuran yang tidak ada habis-habisnya, berlangsung selama 40 tahun. Dia datang untuk melindungi negara, teman-teman dan orang yang dia cintai. Tetapi sebelum itu dia harus menjalani latihan keras dari pelatih iblisnya. Wee! R15++ #sial
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • DESCENDANTS OF SEVENTEEN (a story can't never tell)
  • _||Crazy Fallen Angel||YTMCI Story||_
  • Largest Caliber
  • [END] Dunia Kedua
  • Revolusi sains di dunia sihir
  • Age of Undead 89 [2015]
  • MASKED MAN
  • The Best Of Miracle

Tujuh puluh tahun yang lalu, dunia seperti yang dikenal manusia hancur seketika. Sebuah meteorit raksasa menghantam bumi pada tahun 2017, menelan lebih dari setengah populasi manusia dalam kobaran api dan kehancuran. Namun, dari reruntuhan itu, lahir sesuatu yang tak terduga-tujuh batu kristal sakti yang menyimpan kekuatan di luar nalar manusia. Bersamaan dengan munculnya batu-batu misterius itu, dunia yang selama ini tersembunyi mulai memperlihatkan dirinya. Ras-ras lain seperti Ligeria, Arzi, dan Farman, yang selama ini bersembunyi di balik realitas manusia, akhirnya muncul ke permukaan. Namun, pertemuan ini bukannya membawa kedamaian, melainkan awal dari perang yang lebih besar. Farman, ras yang paling ambisius, mulai menaklukkan dunia dengan cara kejam, memperbudak ras lain, dan merebut wilayah yang bukan milik mereka. Di tengah peperangan yang berkecamuk, Raja William Thinkler dari kaum Arzi berusaha menjadi perisai terakhir bagi perdamaian. Namun, takdir berkata lain-ia gugur di medan perang, meninggalkan sumpah yang akan menggema sepanjang zaman. "Hari ini bukanlah akhir, hanya bayangan dari fajar yang belum nyata..." "Saat kelam merangkak mundur, tertimpa cahaya senja yang enggan padam." "Dimana Pantang menyerah masih akan berdiri, di atas ragawi dosa dosa." "Sebilah besi akan terangkat tanpa amarah, dan dari gemuruh pertempuran, suara kedamaian pun terlahirkan." Sebuah janji tertinggal di antara kehancuran, sebuah harapan yang menunggu untuk ditepati. Perang ini bukanlah akhir, melainkan awal dari kisah yang lebih besar-sebuah perjalanan yang akan menentukan nasib dunia yang baru.

More details
WpActionLinkContent Guidelines