Different Girl

Different Girl

  • WpView
    Reads 161
  • WpVote
    Votes 8
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Thu, May 4, 2017
"Lo aneh" Adit melontarkan pertanyaan nya itu kepada cewek yg membuat nya kesal selama ini Tiffany terkekeh. Lebih tepatnya si tidak peduli,lalu ia memandangi wajah adit dengan teliti. Merinci semua titik pada wajah adit tanpa satupun yg dilewati,entah apa maksud Tiffany melakukan itu Adit yg melihatnya membeku ditempat,ingin menghentikan tapi baginya momen seperti ini jarang jarang Lagian kl dihentikan,dikiranya Adit kegeeran Tiffany menghentikan aksinya, Memandang ke arah adit "Aneh gimana maksud lo?" Tiffany langsung menanyakan hal tersebut sebelum Adit bernafas lega "Aneh aja" Adit memberi jeda "Karna lo ga mau sama gue" Adit menjawab dengan tampang polosnya menatap Tiffany Tiffany yg mendengarnya menahan tawa sampai tak kuat,dan akhirnya tertawa terbahak bahak "Bodoh atau kegeeran? Gue emang ga mau sama lo emang kenapa?" "Emang lo siapa sampe gue harus banget mau sama lo?" Tiffany menekankan setiap katanya "Gue kan pangeran di Tunas bangsa,dan lo jadi satusatu nya cewek yg gue kejar. Lo harus bangga dong" Jawab Adit enteng dengan sombong nya Tiffany bergidik geli mendengar jawaban adit barusan "Pede lo tinggi ya?" "Sampe pede gue mau sama lo" Tiffany terkekeh Adit cukup terpaku dengan jawaban Tiffany barusan "Dit" Tiffany berucap lembut "Ga semua cewe di sini suka sama lo,dan kalo suka. Ga semuanya juga mau sama lo,mereka punya alasan tersendiri untuk nentuin mau bareng lo apa ga" Tiffany membuang nafas nya lembut "Kayak gue,emang gue peduli kalo lo emasnya tunas bangsa?" "Emang gue peduli kalo lo pangeran disini?" "Emang gue peduli kalo satu sekolahan muji2 dan ngejar2 lo?" Tiffany menanyakan hal itu berlipat lipat membuat Adit terpojok "Kalo hati gue nolak,gue juga bakal bilang gak" Tampang Tiffany serius,menandakan tidak ada maksud apapun dibalik pernyatannya tadi kecuali kebenaran "Gue kasian sama lo" "Kalo lo banyak yang suka,kenapa harus gue yg jadi sasaran lo?" Adit membuang nafasnya kasar. Lalu tersenyum "You different,tiff."
All Rights Reserved
#168
highschoollove
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • THE CLIMB [Completed]
  • Still You (Completed)
  • LOVE STORY QIANARRA
  • RAISEN
  • Naughty Nanny
  • Tingkat Tiga
  • Arsyilazka
  • Forever Alone (Sudah Terbit)
  • RAVASYA [END]
  • DUTRA AZALEA (COMPLETED)

Cerita diprivate acak biar gak diacak-acakin. Follow dulu kalo mau baca secara lengkap (Humor-Teenfiction) "ngakak terus daritadi" "ceritanya mulai bikin baper euy, ada cerita yang relate banget lagi sama aku" "gue baper kadang ketawa kadang nangis, kadang dibilang mama 'kamu kenapa sih?' atau ga 'kamu chatan sama pacar ya?' padahal ga punya" "ya allah nyesek amat ya jadi lu" "ga tau harus tawa atau ikut sedih" "boljug caption ig" "gue yakin 100% yang buat cerita ini otaknya rada geser juga" "gue ga berenti ngakak kalo alip ngomong" "deg-deg an nih, kalo gue di posisi mereka" "jadi pengen kesitu" "kok lucu sih thor, gue ketawa mulu kalo baca story lu" "gue sedih sambil ngakak kayak orgil" "nah iya gue juga bingung kasih tau dong thor" Tentang Alyviah yang kepergok calon gebetan, sedang 'Bersolo Karir' di depan kipas angin ruang tamu rumahnya. Dan ketika Alyviah sedang melangsungkan 'Konser Tunggal' di dalam kamarnya, lagi-lagi ia kepergok. Misi tersulit Alyviah cuma satu, melelehkan es batu berjalan seperti Rafka si 'Anak Gunung'. Seperti kalian ketahui, karakter Anak Mapala atau Anak Gunung biasanya lebih mementingkan 'Dunia Alam' nya, ingin bebas, tidak mau terikat dengan apapun, tidak suka peraturan, dan berbagai karakter lainnya. Ya memang sih, Anak Mapala juga jadi incaran cewek-cewek di kampus karena mereka adalah sosok petualang. Kemungkinan perjuangan Alyviah akan seperti pendakian. Medannya terjal dan membuat kelelahan karena miring beberapa puluh derajat, tidak lurus, kadang licin, terjungkal, tersungkur, dan terjatuh. Namun, apakah akhir perjalanan Alyviah akan mendapati pemandangan yang indah? Terselip juga cerita tentang pendakian, ada beberapa gunung yang akan ditaklukkan. Mari mendaki---tertawa, sedih, kesal, kecewa, marah, baper bersama!

More details
WpActionLinkContent Guidelines