Draomai Elegi

Draomai Elegi

  • WpView
    Bacaan 522
  • WpVote
    Undian 56
  • WpPart
    Bahagian 17
WpMetadataReadSedang Ditulis
WpMetadataNoticeTerakhir diterbitkan Ahd, Nov 5, 2017
"Mau lari kemana kau Diena?" seringainya bangga. Terlalu kaget mendapati tubuhku tengah dipeluk erat Fahmi agar tak lepas, dan Fahmi yang terlalu asyik mendapatiku-si mangsa- yang sudah tertangkap, sehingga kami lupa satu hal. "Hei gadis bodoh!" suara berat penuh amarah itu membuyarkan keterkejutan kami. "Apa kau bilang?" sahut Fahmi menaikan oktaf suaranya. Dan kurasakan badanya menegang sedetik setelah mengatakan kalimat itu. "Aku tak berbicara denganmu. Tetapi dengan gadis kucir kuda ini!" tunjuknya di hadapanku.
Hak Cipta Terpelihara
#130
unicorn
WpChevronRight
Jom sertai komuniti bercerita terbesarDapatkan rekomendasi cerita yang diperibadikan, simpan cerita kegemaran anda ke dalam Pustaka anda, serta beri komen dan undi untuk mengembangkan komuniti anda.
Illustration

You may also like

  • It HURTS
  • SALAH RASA (TAMAT)
  • When Mr. Bossy Falling In Love
  • ANDIN
  • DEANDRA (Dangez Gang)
  • T.R.I.A.N.G.L.E.S
  • GLANCE
  • Rätsel ( Revisi )
  • Raden
  • Bara [REVISI]
It HURTS

Teman-teman bilang, kisah cinta gue itu pasaran. Naksir tapi cuma bisa memendam (kalo lo bilang gue pengecut, itu artinya bukan hanya gue aja yang lo judge tapi juga jutaan cewek yang naksir diam-diam). Sebenarnya sih itu udah kelewat lumrah. Yang langka terjadi di realita adalah.... punya sahabat berbeda jenis (cowok cewek maksudnya) dan parahnya lo naksir dia! Yupss. Itu yang sedang gue alami. Percayalah, rasanya berjuta kali lebih nggak enak dibanding lo naksir cowok terkeren di sekolah. Seakan ada sesuatu yang salah dan nggak pada tempatnya. Wajar sih, karena memang nggak seharusnya ada rasa "cinta" di tengah persahabatan. Tapi mau gimana lagi? Beruntung buat gue kalo perasaan itu melekat di kedua pihak. Nah, kalo nggak? Kan sakit. *** Peniu.

Maklumat lanjut
WpActionLinkGaris Panduan Isi