BestFriend or GirlFriend?

BestFriend or GirlFriend?

  • WpView
    Reads 550
  • WpVote
    Votes 24
  • WpPart
    Parts 5
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Apr 14, 2017
Ganteng, manis (cute), rada-rada polos dan lugu, multi talent, baik hati, rajin menabung, dan tidak sombong. Cowok kayak gitu biasanya jadi idaman cewek-cewek. Angga, punya semua itu, yah kecuali rajin menabung. Tapi, dia belum pernah, ngerasain yang namanya jatuh cinta. Dimatanya semua cewek itu sama. Dalam artian, dia nggak ngebeda-bedain. Biar adil kata authornya. :'v Tapi sejak kepindahannya keSMA Nusantara, dia mulai ngerasain the real life. Hidupnya yang putih-kelabu, (menurutnya) berubah jadi penuh warna pelangi. :"v Dimulai dari pertemuannya dengan Rafael, dan cinta pertamanya, Diva. Tapi, bila suatu saat kisah segitiga ini retak karena suatu masalah. Apa pilihan Angga? *This story make you crazy, because so ABSURD!!! *Lagi direvisi, berhubung genrenya saya ubah. *Update sesuai mood, dan saat nggak malas. *Penulisannya akan saya perbaiki seiring berjalannya waktu (part). *❤
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Impossible
  • MY HANDSOME NEIGHBOR (TAMAT)
  • Cute Girl Is My Love
  • Cool Boy & Gadis Halu
  • Kelas A [End]
  • Antagonis Kesayangan Ku! END ✔️
  • Lady Antagonis (TAMAT)
  • Being A Stupid Stepmother [END]
  • ANTAGONIS MOTHER || REVISI

[SLOW UPDATE] Mungkin, kali ini dia hanyalah pendatang. Tapi, bagaimana jika suatu hari nanti dia lah yang menjadi penopang? ________ Cerita ini bermula ketika Ghea Andara, cewek pecinta seni yang berniat membongkar kasus kematian sahabatnya, Clara Anindita. Setelah kepindahannya dari SMA Pelita ke SMA Angkasa, membuat kehidupan Ghea semakin rumit. Terutama tentang kisah cintanya. Diluar dugaannya, orang yang selama ini ia cari ternyata bersembunyi di balik sifat baiknya. Apa yang dirasa baik, nyatanya tak sebaik apa yang dipikirnya selama ini. Mustahil kah jika siapa saja bisa menjadi pelakunya? *** "Gak mungkin dia..," lirihnya seraya membekap mulutnya tak percaya. "Tapi kalo kenyataannya seperti itu, kita gak bisa apa-apa," "Gak!" "Ini mustahil!" "Gak mungkin!" "Bagaimana bisa?!" Ia hanya bisa menatap gadis di depannya ini dengan wajah sendu. Kini, jiwa itu seolah rapuh. Seakan tak bisa menerima kenyataan bahwa orang yang berhasil singgah di hatinya, ternyata adalah orang yang membuat nyawa sahabatnya melayang.

More details
WpActionLinkContent Guidelines