AFTERTASTE

AFTERTASTE

  • WpView
    Reads 78
  • WpVote
    Votes 11
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadComplete Tue, May 5, 2020
Hailee yang terbongkar kedoknya olehku sendiri, menusukku dari belakang, dan yang paling parah, berkhianat bersama sahabatku sendiri. Setelah peristiwa yang takkan pernah kulupakan itu, pagi ini secara tak sengaja aku mengulurkan tangan kepada wanita malang di trotoar sedang kesakitan, yang ternyata merupakan vokalis baru di band kami. Sejak saat itu, kami semakin lama semakin dekat. Hingga aku bisa melupakan rasa sakit ini. Apakah aku berjuang deminya, atau hanya sekedar melupakan rasa sakit ini? Short story fanfiction of Shawn Mendes.
All Rights Reserved
#180
shawnmendes
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • The Exiled Queen (TAMAT) √
  • Waiting U To Be Mine [S.M]
  • ✓  | mistakes - s.m
  • All You Never Say
  • The Same Star 2 (Lost and Found)
  • Brother Complex ━ Shawn Mendes
  • Can I Be Yours? (Niall Horan)
  • STILL INTO YOU
  • 𝐭𝐡𝐢𝐬 𝐢𝐬 𝐦𝐞 - sm & cc
  • Fantasi: Saya! Menambahkan Teman dan Menjadi Lebih Kuat!

First historical-fantasy Romance by Me! *** "Kenapa kau tampak begitu tenang, heh?" desisnya tepat di wajah Sang Ratu. "Kau bahkan memberikan obat subur untuk kami. Apa kau tidak takut posisimu akan tergulir jika aku memiliki anak dari selir lain?" napas Ghaozen bahkan terasa begitu tergesa di wajah cantik dan lembut milik Yueyin. Yueyin justru tersenyum tulus, "Saya yakin, tak lama lagi tempat saya akan berganti. Lalu, apa yang harus saya takutkan?" Ya benar, apa yang harus ditakutkannya? Karena sejak kecil Yueyin di didik tidak untuk menjadi orang yang serakah. Tidak untuk menjadi orang yang naif dan munafik. Ia bahkan sebisa mungkin hidup jauh dari jangkauan istana, namun sialnya pekerjaan sang ayah membuatnya terjebak dengan Raja saat ini. Raja yang dikenal berhati iblis! Istana adalah tempat yang mengerikan! Jauhi sebisa mungkin, Yueyin. Itu adalah pesan terakhir sang ibu padanya sebelum ibunya bunuh diri akibat perceraian dan fitnah kejam dari istana oleh orang-orang yang tak bertanggung jawab. "Kau lancang, Ratu!" Ghaozen semakin mendekatkan wajahnya dengan wajah Yueyin. Menatap bibir merah muda Yueyin yang tampak menggoda begitu membangkitkan hasratnya sebagai lelaki jantan. Namun, ketika kedua bibir itu nyaris menyatu, Yueyin lebih dulu memalingkan wajahnya. Membuat Ghaozen tersenyum sinis dan berbisik pelan, "Rumor itu beredar salah. Bukan aku yang tidak pernah mengunjungimu, Yueyin. Tapi, kau yang selalu menolak kehadiranku!" gumamnya sebelum keluar dari kediaman Yueyin dengan langkah lebar.

More details
WpActionLinkContent Guidelines