Unplanning Wedding

Unplanning Wedding

  • WpView
    Reads 252
  • WpVote
    Votes 3
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Fri, Nov 16, 2018
Menikah tanpa direncanakan. Mendadak karena Mama mempelai wanita sakit. Riana -Mama Amara- memang sedang terbaring dirumah Sakit, namun Riana tidak menyia-nyiakan waktu ini untuk menikahkan putri Keduanya, Amara Juliani. Amara tak mengerti soal rencana ini. Amara bahkan sama sekali tidak memiliki pikiran untuk menikah, bahkan rencana menikah. Yang mengerti hal ini hanya Riana, Andy, Niko -Papa Rafa-, dan Livia -Mama Rafa-. Menikah dirumah sakit, tanpa tahu siapa mempelai lelakinya. Keadaan baru sampai di Jakarta setelah dari Australia. Bagaimana perasaanmu? Itulah yang dirasakan Amara. "Demi Mama sembuh. Aku pulang ke Jakarta karena Mama membutuhkanku. Namun nyatanya membutuhkanku untuk menikah dengan Lelaki pilihan Mama. Dan bahkan ijab qabul harus dilaksanakan di Rumah sakit. Oh Tuhan.." -Amara Juliani-
All Rights Reserved
#627
wedding
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Destiny
  • I love you, Mas Duda
  • Mahligai Cinta [END]✓
  • Foggy Road (Completed 🌻)
  • The Baby's Contract✓
  • SEPUCUK SURAT CINTA
  • I LOVE YOU!!!
Destiny

Kiara dipaksa tunduk pada perintah Papanya yang ingin menjodohkannya dengan anak dari seorang pejabat, Dirga namanya. Ancaman yang diberikan Papanya mampu membuatnya tidak bisa berkutik. Kiara pikir mudah untuk menjalankan perjodohan yang bisa di bilang buruk ini. Komunikasi yang terjadi antara dirinya dan juga Dirga yang sangat memperihatinkan, membuat Kiara berpikir bahwa akan mudah lepas dari laki-laki tersebut. Tapi ternyata pemikirannya itu salah besar. Tiba-tiba saja rencana berubah total. Kiara yang awalnya tidak memikirkan dengan serius perjodohan ini, malah dibuat pusing dengan ulah sang Papa. Papanya tiba-tiba saja memanipulasi dan meminta pada keluarga Dirga untuk segera mengesahkan status mereka, dengan alasan yang sangat tidak masuk akal. Akankah Kiara menuruti Papanya lagi kali ini? Atau dia memilih pergi untuk menyelamatkan hidupnya yang berada diambang kehancuran?

More details
WpActionLinkContent Guidelines