SADEWA

SADEWA

  • WpView
    Reads 40
  • WpVote
    Votes 2
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Feb 15, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Sadewa berjalan dengan badan tegapnya itu bersama Suprio mongkoago menuju kantin , untuk membeli beberapa permen karet dan susu kotak yang memang menjadi kebutuhan sehari hari disekolah , bagi mereka emang cocok untuk di jadikan santapan saat waktu luang yang diisi dengan bermain game online *KELAS*MAEN GTA DI PC DI POJOKAN KELAS* "ANJIRRR, BANGSAT TU ORANG GA MAU NGALAH , DEW BANTUIN DEW" "MAKANYA GUE SURUH LO MASUK KERUMAH BUAT TIDUR, YA TIDURRR JANGAN MELECAR MULU" " LAH KOK GITU DEW PERCUMA BOBO DOANG , GAADA KESAN ANJIQ:'v ANJIG BELOK SONOOO DEWW DIEM SUP JADI GATEL NI ANU GUE , PENGEN GARUK , MANA LAGI SERIUS GINI , BANTUIN GARUK SUPPPPP AHHHHHH GATEL BANGET ANJIR ANJIR LU DEW , SEMPET SEMPETNYA GATEL DENGAN KEADAAN KONFLIK :V YAUDA DEH GUE GARUKIN * SUPRI MELEMPAR KOAK PENSIL * JANGAN KUAT KUAT YE SUP IYA COTT apa yang terjadi dengan anu nya si sadew???
All Rights Reserved
#590
ngakak
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • He's My Best Friend [END]
  • My Handsome Devil
  • ALSTARAN [END]
  • SPOILEDBOY
  • YILDIZ [TAMAT]
  • DEAL | Friend Into Lover| Lengkap✔
  • "MY BOY MY ENEMY" (ON GOING)
  • Hai Darel!
  • VAGALDARA [TERBIT]
  • Darrel My Bad Husband [Terbit]

Sudah [Tamat] ⚠️HARAM PLAGIAT" Aku nggak pergi. Aku hanya ada di hati kamu untuk sekarang,besok,dan selamanya," "I love you, Aretha Nararsya. You are the only one and forever." Aretha teringat kembali memorinya dengan Kara dan masih mengingat dengan jelas tatap teduh dari cowok itu. dia tersenyum hangat. Kemudian berkata "I love you Saskara Arkana. You are in my heart for now and forever." Aretha menatap makam itu dengan senyum hangat, lalu dia berdiri kaget melih Alva dengan tatap kosong sambil menarik tangannya memasangkan sesuatu di tangannya. "Dari Kara. Jangan untuk selamanya sampai mendapatkan cinta yang sejati. Simpan baik baik jika telah menemukan cinta itu." "Ayo sekarang kita ke bandara," ajak Alva mengulurkan tangannya pada Aretha. Aretha menerima tangan Alva tanpa sadar air mata itu lolos dari pertahanan kelopak mata Aretha. Semeliar angin menerpa wajah seorang menangis tertahan, dia masuk kedalam mobil matanya masih tertuju pada gundukan tanah itu walaupun mobilnya sudah berjalan jauh. "Aku tunggu kamu kembali dengan versi yang berbeda." _Saskara Arkana Krismantara_

More details
WpActionLinkContent Guidelines