Philophobia

Philophobia

  • WpView
    LETTURE 111
  • WpVote
    Voti 3
  • WpPart
    Parti 6
WpMetadataReadIn corso
WpMetadataNoticeUltima pubblicazione mar, nov 28, 2017
philophobia. ketakutan akan cinta, jatuh cinta dan menjalin cinta keadaan dimana penderita mengalami rasa takut akan semua hal yang berhubungan dengan "CINTA" , philophobia terjadi di sebabkan penderita pernah mengalami ketakutan , kekecewaan atau patah hati yang mendalam hingga menimbulkan perasaan takut gelisah gugup dan bahkan hingga menarik diri dari dunia bernama cinta. cukup sampai disitu penjelasan tentang philophobia. *** Kalana Elizabeth Lyn. Atau Kane biasa dia di panggil nya, seorang gadis berusia 16 tahun dengan dua kebangsaan akibat dari pernikahan kedua orang tuanya. Memiliki dua kebangsaan membuatnya mudah untuk pergi dari indonesia dan bertempat di negara lain. Seperti saat ini ia tengah melarikan diri karena suatu hal. Apakah hal itu ?? Simak ceritanya di sini
Tutti i diritti riservati
Entra a far parte della più grande comunità di narrativa al mondoFatti consigliare le migliori storie da leggere, salva le tue preferite nella tua Biblioteca, commenta e vota per essere ancora più parte della comunità.
Illustration

Potrebbe anche piacerti

  • Bersaing dengan Masalalu
  • Play Second Fiddle
  • Dan Kamu Tidak Akan Pernah Tahu / And You'll Never Know (SUDAH TERBIT)
  • Blue Sky
  • Boyfriend
  • love at first sight?
  • Lima Tahun Tanpa Kata
  • PHILAPHOBIA
  • Komandan Tampanku
  • TAKDIR

Alia Wenang kira kehidupannya sempurna, menjadi seorang Ibu Persit dari Dwikara Prasetya dan juga ibu untuk Andika Prasetya yang tengah aktif-aktifnya di usianya yang sudah memasuki sekolah dasar meski, tapi sayangnya kesempurnaan yang dia rasakan nyatanya tidak lebih dari sebuah fatamorgana. Suami yang Alia kira mencintainya nyatanya masih terjebak dengan masalalunya, seorang sahabat yang di cintai suaminya seumur hidupnya, perempuan pembuat patah hati sebelum akhirnya Dwikara bertemu dengan Alia. Sakit hati, hancur, marah dan kecewa, itulah yang Alia rasakan saat tahu kenyataan tersebut hingga membawa Alia pada sebuah dilema yang sulit akan dua pilihan. Bersaing dengan Masalalu, akankah Alia berhasil mengalahkan sosok-sosok penganggu tersebut? Atau malah Alia memilih menyerah meninggalkan Dwikara dengan sejuta penyesalan. _Pahami dulu hatimu, Bang. Coba tanya, kamu ini masih menyimpan rasa atau kamu hanya sekedar terjebak pada kenangannya_

Più dettagli
WpActionLinkLinee guida sui contenuti