"eh gue sumpahin hidup lo nggak bahagia" itulah sumpahan anak anak buat gue yang gue anggap omongan belaka. Gue. Gue adalah Tyrah Mahendra. Nama gue biasa-biasa aja. Hidup gue juga . Gue hidup dalam kemewahan. Hobi gue membully orang yang nggak gue seneng. Sumpahan demi sumpahan datang pada gue. Saat tiba waktunya itu pun terjadi. Cowok pindahan dari luar negeri yang jahilnya minta ampun itu datang pada gue dan mengendalikan kebebasan gue. Mengapa cowok itu bisa mengendalikan hidup gue, Tyrah Mahendra yang bebas ini?. Karena, cowok itu dijodohin sama gue atas paksaan bokap. Yang... menurut bokap itu sangat masuk akal untuk menjodohin gue. "Perlakuan kamu itu sangat fatal" itulah kata bokap gue, yang kemudian muncul kata "kamu harus ada pendamping walau umur kamu masih muda. Papa sudah nggak tahan lagi sama sikap kamu" Brakk. Pintu kamar gue terbanting. Apa-apaan ini, Orang tua macam apa yang sekejam ini kepada putri tunggalnya. Yang membuat gue kesel dan nyesel adalah perkataan grandma atau nenek gue. "Tyrah, Hati-hati nanti jodoh kamu sikapnya sama kayak kamu. Ingetin kata-kata grandma" itulahhh... #apa yang telah gue lakuin sampai fatal sehingga bokap menjodohkan gue? #bagaimana sikap jodoh gue saat kami dijodohkan? Inilah kisah hidup Gue. Kisah hidup Tyrah Mahendra.
More details