Sweet Marshmallow [COMPLETED]

Sweet Marshmallow [COMPLETED]

  • WpView
    Leituras 7,625
  • WpVote
    Votos 2,272
  • WpPart
    Capítulos 13
WpMetadataReadConcluída ter, jun 13, 2017
[Sudah tamat dan part sebelas ke atas di private] Setiap konflik memang selalu hadir dalam setiap hubungan. Jika biasanya kalian menemukan sebuah alur tentang orang pertama dan orang kedua yang bahagia, kali ini-di cerita ini, takkan ada inisial orang pertama, kedua, dan ketiga. Lihatlah ke dalam sana. Akan banyak kejutan yang diberikan. Konflik, amarah, kebodohan yang tercampur aduk di dalamnya. Akbar Ridho Rifai Zahra Salsabila. Carissa Oktavia Begitulah kira-kira nama tersebut terpampang di dalam sana. Nama yang terlibat dalam urusan tak berujung, urusan cinta tak masuk akal, dan urusan yang menguras air mata.
Todos os Direitos Reservados
#264
triangle
WpChevronRight
Junte-se a maior comunidade de histórias do mundoTenha recomendações personalizadas, guarde as suas histórias favoritas na sua biblioteca e comente e vote para expandir a sua comunidade.
Illustration

Talvez você também goste

  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  •  HAZELA
  • The Second Lover (Based on True Story)
  • PLUTO
  • Peak of Love
  • Mengapa Kita? (Usai√)
  • RAPUH!
  •  SAMA AKU AJA
  • RALLISA
  • ASBIQUNAL 'Pelajaran Berharga' (END)

"Aku yang bakal bawa Dhega." "Kamu gila, Bayu? Kamu gak mikirin anak-anak? "Aku atau kamu yang gila? Aku atau kamu yang nggak mikirin anak-anak?" Sedari ia kecil sang ibu selalu memarahinya dengan alasan jika ia harus berguna dan tidak merepotkan orang lain. Ibunya yang selalu meremehkan hal-hal kecil yang ia lakukan, ibunya yang selalu mementingkan dan mengutamakan sang anak pertama. Dunianya kala itu harusnya hanya tentang bermain, malah ikut andil dalam permasalahan orang dewasa. Dan naasnya, ia harus melihat kedua orang tuanya yang memilih untuk berpisah. membuat dirinya harus ikut dengan sang ayah. Semesta Radhega yang tidak ingin melulu menjadi akhir, ia juga ingin menjadi yang utama, yang selalu diprioritaskan ibunya. "Begitu sulit menyuarakan luka, saat mereka terus-menerus mendesakmu untuk sempurna."

Mais detalhes
WpActionLinkDiretrizes de Conteúdo