Sweet Marshmallow [COMPLETED]

Sweet Marshmallow [COMPLETED]

  • WpView
    GELESEN 7,624
  • WpVote
    Stimmen 2,272
  • WpPart
    Teile 13
WpMetadataReadAbgeschlossene Geschichte Di., Juni 13, 2017
[Sudah tamat dan part sebelas ke atas di private] Setiap konflik memang selalu hadir dalam setiap hubungan. Jika biasanya kalian menemukan sebuah alur tentang orang pertama dan orang kedua yang bahagia, kali ini-di cerita ini, takkan ada inisial orang pertama, kedua, dan ketiga. Lihatlah ke dalam sana. Akan banyak kejutan yang diberikan. Konflik, amarah, kebodohan yang tercampur aduk di dalamnya. Akbar Ridho Rifai Zahra Salsabila. Carissa Oktavia Begitulah kira-kira nama tersebut terpampang di dalam sana. Nama yang terlibat dalam urusan tak berujung, urusan cinta tak masuk akal, dan urusan yang menguras air mata.
Alle Rechte vorbehalten
#80
bimbang
WpChevronRight
Werde Teil der größten Geschichtenerzähler-CommunityErhalte personalisierte Geschichtenempfehlungen, speichere deine Favoriten in deiner Bibliothek und kommentiere und stimme ab, um deine Community zu vergrößern.
Illustration

Vielleicht gefällt dir auch

  • Rumah Tanpa Pintu [ON GOING]
  • The Second Lover (Based on True Story)
  • RAPUH!
  • Buku Diary Dalam Rumah Kayu ( Tamat )
  • Kisah Akala
  • Korban silaturahmi [TAMAT]
  • Who is my heart fill?   [TAMAT]
  • RALLISA
  • AYGAS (END✔️)
  • Strong Girl Michella (END)

"Aku yang bakal bawa Dhega." "Kamu gila, Bayu? Kamu gak mikirin anak-anak? "Aku atau kamu yang gila? Aku atau kamu yang nggak mikirin anak-anak?" Sedari ia kecil sang ibu selalu memarahinya dengan alasan jika ia harus berguna dan tidak merepotkan orang lain. Ibunya yang selalu meremehkan hal-hal kecil yang ia lakukan, ibunya yang selalu mementingkan dan mengutamakan sang anak pertama. Dunianya kala itu harusnya hanya tentang bermain, malah ikut andil dalam permasalahan orang dewasa. Dan naasnya, ia harus melihat kedua orang tuanya yang memilih untuk berpisah. membuat dirinya harus ikut dengan sang ayah. Semesta Radhega yang tidak ingin melulu menjadi akhir, ia juga ingin menjadi yang utama, yang selalu diprioritaskan ibunya. "Begitu sulit menyuarakan luka, saat mereka terus-menerus mendesakmu untuk sempurna."

Mehr Details
WpActionLinkInhaltsrichtlinien