Goldie vs Gretta

Goldie vs Gretta

  • WpView
    Reads 573,770
  • WpVote
    Votes 30,194
  • WpPart
    Parts 57
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Mon, May 28, 2018
Goldie tentang Gretta "Gue gak paham itu anak, di antara semua cewek di sekolah, cuma dia yang benci gue sebegitu bencinya. Iya sih gue suka gangguin dia, dari dulu. Soalnya anaknya lucu kalau lagi ngamuk, kaya Harimau Betina. Tapi selucu apa pun dia kalau lagi marah, pembalasan dendamnya dia nggak akan kelihatan lucu di gue. Nggak sama sekali. Itu anak sekali sadis, sadis banget." Gretta tentang Goldie "Manusia paling gak bisa liat gue bahagia dalem waktu sedetik. Ada aja ulahnya. Suka jahilin orang, nakal! Heran aja dia banyak fansnya. Kalau udah jahil, dia jahilnya nggak ketulungan. Enak ditampol, pakai sekop. Gue kira dia baik, karena mukanya yah bisa dibilang enak diliat. Eh ternyata, anak yang sangat luar biasa dengan tingkat bolos jam pelajaran yang tinggi dan nilai yang tinggi. Dia pinter, nggak pernah nggak ranking 1. Tapi tetap nyebelin kaya tai." - ⚠Peringatan!⚠ Banyak menggunakan kata-kata makian dan adegan yang hanya boleh dibaca remaja 16 tahun ke atas. Yang masih belum cukup umur harap bijaksana dalam membaca. Slow update for some reasons. Regard, Udinmu.
All Rights Reserved
#3
gretta
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • CLASS F
  • THE SECRET RELATIONSHIP
  • GavinZel [END]
  • Nikah SMA
  • My Devil Prince [Segera Terbit]
  • My Sweet Teacher (TERBIT)
  • My Love Is Badai [ COMPLETED ]
  • Putih & Abu-abu
  • My Prince
  • BADBOY IS MY HUSBAND [TERBIT]
CLASS F

Kelas F di mata penghuni sekolah : 1. Kumpulan anak dengan IQ jongkok. 2. Penghuni tetap ranking 20 terbawah di jurusannya. 3. Solidaritas dalam kelas nilainya F alias fana. Nyaris tidak pernah tercipta. 4. Trouble maker alias parasit sekolah. 5. Para pemilik masa depan kurang jelas. Perihal pernyataan di atas fakta atau bukan, itu tergantung cara kalian memandangnya. Yang jelas, anak-anak itu tidak peduli, atau memilih untuk masa bodoh dengan penilaian manusia-manusia yang merasa dirinya lebih baik dari orang lain. Mereka tidak peduli dengan nilai ulangan yang tidak mencapai KKM, dengan materi pelajaran yang diberikan guru, dengan PR yg harus dikumpulkan tepat waktu, dengan tata tertib dan aturan yang tidak boleh dilanggar, juga tentang ujian nasional yang katanya menentukan masa depan. Hingga suatu hari, sang wali kelas terancam dipecat karena dianggap gagal mendidik mereka. Hanya ada dua pilihan yang bisa dilakukan anak-anak itu. Menjadi egois atau peduli. °°° A/n. Cerita ini ditulis sebagai salah satu bentuk kampanye #IndonesiaMembaca dengan bertemakan Teen Literature. #TeenlitIndonesia @teenlitindonesia

More details
WpActionLinkContent Guidelines