ARLIZA
  • WpView
    Reads 449
  • WpVote
    Votes 12
  • WpPart
    Parts 1
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Wed, Nov 13, 2019
Hai, namaku Alisa Aku tidak mempunyai seorang ayah dikarenakan penyakit tumor yang merengut nyawanya, tapi aku memiliki seorang ibu walaupun ia selalu sibuk dengan pekerjaannya ia selalu pergi ketika ku masih tidur dan pulang ketika ku sudah tidur, aku pun memiliki seorang kakak bernama Arno yang selalu sibuk dengan dunianya sendiri. Aku selalu merasa sendiri di antara jutaan manusia di bumi ini, tapi untungnya aku memiliki seorang teman sedari kecil yaitu Reza walaupun kita akhirnya terpisahkan oleh jarak Kini semua kehidupan yang menurutku datar berubah ketika ku dipertemukan kembali dengan Reza dan Ardi, lelaki yang dingin yang pernah aku kenal dan mengapa ku menyukainya? Dan mengapa Reza menyukaiku? ARLIZA ARdi aLIsa reZA
All Rights Reserved
#343
reza
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • Paradise
  • Rekal Rara [END]
  • Hopeless
  • Persona
  • Cuek Tapi Romantis [Dreame/Innovel]
  • ZEYA
  • Valcano
  • Struggle✔
  • Favorite Wound
Paradise

(SUDAH TERBIT) PESAN DI SHOPEE LOVELYMEDIA. "Lihat saudaramu yang lain! Mereka berprestasi! Tidak buat onar! Membanggakan orang tua!" Baginya yang terbiasa dibandingkan dengan saudara sendiri, mendengar perkataan itu tak lagi menimbulkan sakit meski sesekali menangis dalam diam. "Woi cupu! Beresin nih sekalian buang sampahnya. Awas aja lo masih bisa santai disini." "Orang kayak lo emang pantes dapet temen?" "Makanya gak usah belagu! Dasar babu!" Lambat laun perkataan mereka tak lagi berefek pada hatinya, apa ini? Apakah ini yang disebut mati rasa? Ternyata ... setelah mati rasa pun ia tetap merasakan pahit yang sulit dijelaskan. Mengapa begitu banyak orang yang membencinya? Apa salahnya? Di mana letak kekurangannya? "Urus diri lo sendiri!" "Dasar manja!" "Qi, urusan abang bukan cuma kamu. Jangan egois." Ah, begitu. Ternyata di mata ketiga saudaranya pun ia terlihat manja dan menyusahkan. Bagaimana ini? Hatinya kini sudah pecah berkeping-keping, ia tak lagi merasakan dirinya sendiri. Harapannya ... sungguh sederhana, semoga kelak Ayah dan ketiga saudaranya dapat kembali menyayanginya. Semoga masa SMA-nya bisa seindah cerita novel yang ia baca. Semoga keinginan itu dapat ia rasakan sebelum ajal menjemputnya dengan paksa. .... Warning: violence, harsh word, bullying, suicide, etc. All picture from pinterest.

More details
WpActionLinkContent Guidelines