Renatha
  • WpView
    Reads 48
  • WpVote
    Votes 4
  • WpPart
    Parts 4
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Tue, Jun 19, 2018
Kita bukan sekedar "Sahabat" saja, tetapi kita sudah saling mencintai satu sama lain. Tapi, kau tidak ingin melangkah ke tahap yang lebih tinggi dari kata seorang "teman" dengan ku. kau bilang... Kau nyaman dengan kita yang sekarang, yang hanya menjalin pertemanan. Karena pertemanan tidak kata putus, dan menjauh. Dan lain hal dengan pacaran, misalnya kita sudah menjadi pasangan, lalu kita berantem dan putus. Aku akan menjauh dari kamu, dan itu yang membuat mu takut, kalau kita sudah menjadi sepasang kekasih. CK, pengecut sekali. Kau tak tau betapa aku lelah untuk menunggu mu. Menunggu status kita berubah, dan menikmati segalanya.. Tetapi apa? Tak ada satu kata pun dari mulutmu terucap bahwa "Kamu mencintaiku". Kau hanya bersembunyi dari bayang2 kata "SAHABAT". Ck, memalukan. Hidup tanpa status diantara kita itu menyesakan. Karena kau lebih memilih bersembunyi dari "persahabatan" ini, dan mulai sekarang aku memilih lari dari kehidupan mu ini. #Wattys2019 . . . 1. Typo bertebaran dimana2 jadi maafin ya, hehe 2. Jangan lupa tinggalkan jejak kalian, vote dan coment nya. 3. SELAMAT MEMBACA
All Rights Reserved
#36
justwriteit
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • [END] Blind Rainbow
  • Stres In Life
  • Karena Kamu Rumahnya
  • Lisa [Sudah Terbit dalam Bentuk E-Book]
  • BarraKilla
  • MY M3SUMM Boyfriend (COMPLETE)
  • HTS (Hubungan Tentang Status)
  • Aku Takut Dicintai
  • Because I'm Stupid (End)
  • DENTING  [Revisi]

[Teen Fiction] Follow dulu, baru dibaca. "Awal pertemuan kita bagai takdir. Antara aku dan dirimu seperti terikat oleh seutas benang tak kasat mata yang disebut kebetulan. Kita dengan semua perbedaan yang ada bertemu dalam keadaan tidak terduga. Dan karena takdir pula kita mencoba bersama dan melupakan kenyataan akan pahit yang mengejar. Lalu takdir. Apa karena dirinya pula kita akan berpisah?" -Pelangi "Bagiku setiap detik bersamamu adalah masalah. Kamu bagai bom waktu yang selalu meledak tepat dihadapanku. Tapi entah kenapa aku justru merasa nyaman dengan keadaan ini. Semakin lama aku semakin memahami dan mencintai kamu. Tapi aku harus lari. Mengucap pergi pada mimpi indah yang selama ini kita bangun. Namun kumohon. Jangan anggap diriku sebagai salah satu dari mimpimu. Karena aku nyata. Karena aku selalu disisimu. Hidup. Bukankah memang kadang terasa aneh seperti ini?" -Arsen Kisah tentang kalian yang mencari cinta Kisah tentang kalian yang mencari pemaafan Kisah tentang kalian yang mencari ketenangan *Cerita dibuat belum diedit, jadi harap pengertiannya jika mau tetap lanjut membaca.

More details
WpActionLinkContent Guidelines