My Lovely Bride

My Lovely Bride

  • WpView
    LECTURES 22,821
  • WpVote
    Votes 1,670
  • WpPart
    Chapitres 29
WpMetadataReadTerminé jeu., oct. 4, 2018
WpInfo
Fiction
Romance
Ringkasan cerita: Menghangatkan kasur seperti inikah yang dimaksud olehnya? Baiklah kalau begitu, dia pasti akan menurutinya. Dia membungkus dirinya erat dan sangat menginginkan dia sesegera mungkin naik ke kasur. Tapi! Jahat sekali! Dia sama sekali tidak menghargai usahanya menghangatkan kasur! Apa? Salah posisi? di kanan? di kiri? Dia melototi wanita yang tidak memiliki lekuk apapun di tubuhnya itu, berani-beraninya dia memerintahnya! Apalagi dia juga menyuruhnya agar lain kali ingat membeli alat untuk menhangatkan kasur, kalau tidak dia akan kecapekan karena harus sambil mengurusinya sambil menghangatkan kasurnya... ============================================ Ini merupakan novel terjemahan, judul asli dari novel ini adalah 爱人好可爱. Selamat membaca teman2😁
Tous Droits Réservés
#94
lovely
WpChevronRight
Rejoignez la plus grande communauté de conteursObtiens des recommandations personnalisées d'histoires, enregistre tes préférées dans ta bibliothèque, commente et vote pour développer ta communauté.
Illustration

Vous aimerez aussi

  • Manisnya Obsesif [END]
  • [END] Ahli Metafisika Pergi Untuk Mendirikan Warung Pinggir Jalan Lagi

Putra ketiga dari keluarga Huo di Kota Utara adalah seorang pria yang terkenal dalam lingkungannya. Dia elegan, sopan dan luar biasa. Tetapi Nan Ci tahu betapa jahatnya hati lelaki itu di balik penampilannya yang lembut dan pendiam. ※ Dia mencubit dagunya, tersenyum, dan bertanya, "Apakah kamu takut padaku?" Dia menggertakkan giginya dan mengangguk takut-takut. Dia tersenyum dan membungkuk, bibir tipisnya menyentuh lembut telinganya, berbisik mesra bagaikan seorang kekasih. "Kamu harus menanggungnya." Kemudian, dia diganggu dan seseorang menuangkan limun ke sekujur tubuhnya. Ketika dia mengetahuinya, dia membayarnya kembali sepuluh kali lipat. Akhirnya, dia menyeka tangannya perlahan-lahan dan berkata sambil tersenyum: "Siapa yang memberimu keberanian untuk menyentuh bangsaku?" "Anda tidak perlu bersabar dengan orang lain di masa mendatang." "Termasuk kamu?" "...Kecuali aku." Akulah satu-satunya yang bisa menindasmu. Kemudian, dia ditekan di kamar tidur olehnya dan diganggu ribuan kali.

Plus d’Infos
WpActionLinkDirectives du Contenu