WHY ?
  • WpView
    Reads 53
  • WpVote
    Votes 9
  • WpPart
    Parts 3
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, May 7, 2017
Kamu sahabatku, apa kamu ingin mengubahnya? Kenapa ? Tapi... Apakah itu mungkin? Apa yang akan terjadi setelah itu? Aku takut. Membencimu, aku kehilangan kamu atau hal buruk lainnya. Menceritakan tentang sepasang sahabat yang terjebak di dalam situasi yang sulit dan diantara pilihan yang sulit. Bagaimana akhir dari ceritanya dan bagaimana mereka menyelesaikan masalah yang mereka punya? Yuk baca, jangan lupa vote dan comment ya 😄
All Rights Reserved
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • PROSA "Proyeksi Rasa" [END]
  • The Special Class
  • Cinta Papan Catur [Oneshot]
  • LOVE AND FRIENDSHIP ( R & J : 1 )
  • Kelas A [End]
  • My Friend and My Bestfriend
  • INFINITY
  • choice ;
  • DEVIAN [END]
  • No Longer Mate

Bagi Alfira, persahabatan adalah ikatan tanpa komitmen. Sedangkan sahabat adalah makhluk Tuhan yang siap mendengarkan keluh kesahmu dan memberi solusi dari masalah kehidupanmu. Tapi keadaan memang tidak pernah bisa diprediksi, apa yang dimiliki juga bisa kapan saja pergi. Ketika sahabatnya pergi, Alfira benar-benar kehilangan arah tanpa arti, butuh adaptasi lagi untuk sembuh dari elegi. "Cuma lo Ra! yang menganggap persahabatan ini bukan apa-apa. Ya cuma lo!" ucap Reza kecewa. Namun, ketika semuanya kembali mampukah Alfira berdamai dengan hati? Butuh waktu yang lama untuk sembuh, butuh keadaan yang seirama untuk menempuh. Tapi, bagaimana jadinya jika aku sudah berhasil berlabuh, dengan mudahnya kau kembali dan karamkan lagi kapalku? "Kalo nggak mau jadi pacar gue oke gue terima lo tolak, tapi kalo gue lamar gimana?" ucap laki-laki yang ada dihadapannya. Lalu apa-apaan kali ini? Dengan berani dan percaya diri tingkat tinggi, dia menawarkan diri menjadi awak kapalku? Yang aku yakin, dia pasti mampu membantuku. Namun, bisakah aku melupakan masa lalu? Dan kembali menempuh perjalanan baru?

More details
WpActionLinkContent Guidelines