Let Me Love You

Let Me Love You

  • WpView
    Reads 729
  • WpVote
    Votes 37
  • WpPart
    Parts 10
WpMetadataReadOngoing
WpMetadataNoticeLast published Sun, Dec 3, 2017
WpInfo
Fiction
Romance
Tadinya gue mengira,gue gak akan pernah menyukai cewek yang berwajah datar dan dingin itu, walaupun dingin cewek itu ternyata sangat cerewet apalagi dengan mulut pedasnya itu yang selalu mengumpat gue tapi saat pertemuan pertama gue yang tidak sengaja, gue selalu memikirkan dia dan gue tidak tau perasaan ini muncul sejak kapan dan gue ingin dia menjadi satu-satunya cewek yang ada dihidup gue sampai kapan pun tidak ada yang boleh memilikinya selain gue... Kevin cullen edward Awalnya gue mengira gue tidak akan pernah menyukai cowok tengil yang seenak jidatnya menklaim bahwa gue itu miliknya dia itu cowok possesif yang pernah gue ketemui tapi seiring berjalannya waktu perlahan-lahan sifat dingin gue pun hilang dikarenakan kevin yang selalu perhatian sama gue dan selalu disisiku, gue pun mencoba membuka hatiku untuk kevin, tapi sosok masalalu gue kembali lagi disaat gue sudah membuka hatiku untuk orang lain... Febri valentina brian
All Rights Reserved
#343
friends
WpChevronRight
Join the largest storytelling communityGet personalized story recommendations, save your favourites to your library, and comment and vote to grow your community.
Illustration

You may also like

  • HAREM OF OBSESSION [ON GOING]
  • Suddenly Married {SM}
  • Cuddling Myself
  • Prepared
  • DEVIAN [END]
  • PERJODOHAN:"RELTTA"
  • Keano
  • Altatair✓ [Revisi]
  • BE A RAINBOW
  • Love's illusion

Gracia Benedict Cooper - seorang perempuan biasa, karyawan kantoran yang menjalani hidup sederhana. Tidak ada yang istimewa. Tidak ada yang menarik. Hanya rutinitas membosankan dari pagi hingga petang. Namun, segalanya berubah saat dia bertemu dengan mereka. Bukan kisah cinta biasa. Bukan romansa indah yang diimpikan banyak orang. Ini adalah jerat tak kasat mata yang perlahan membelit, menariknya semakin dalam ke dalam kegelapan. Gracia mencoba melawan. Dia berusaha kabur. Tapi semakin ia menjauh, semakin kuat tangan-tangan tak terlihat itu mencengkeramnya. Hati dan pikirannya terkoyak. Antara takut dan ketertarikan. Antara benci dan rindu. Karena ini bukan tentang cinta... Ini tentang obsesi. Tentang memiliki, bukan mencintai. Dan suara mereka terus menggema di benaknya... "Aku tidak akan membiarkanmu pergi, Gracia. Jangan pernah berpikir kau bisa kabur dariku." - Larsen "Kau bisa membenciku sesukamu, tapi aku hanya ingin melihatmu di sisiku... Seperti sekarang." - Liam "Aku tahu segalanya tentangmu... bahkan hal-hal yang kau sembunyikan dari dirimu sendiri." - Kaius Gracia mulai kehilangan kendali atas hidupnya. Satu-satunya yang ia tahu... dia terjebak. Dan satu pertanyaan terus menghantuinya: Apakah aku benar-benar ingin lepas... atau aku justru menikmati menjadi pusat dari kegilaan mereka? Karena pada akhirnya... Dia milik mereka. Dan mereka adalah miliknya.

More details
WpActionLinkContent Guidelines