tulisancha
Sebelum meneken kontrak untuk menjadi manajer 143, Anindya Sasmita sudah memliki pengalaman menjadi manajer dari sebuah boy group cilik di bawah naungan agensi yang sama. Pengalaman itu membuat Nindy percaya diri menjadi manajer ketiga boy group yang tengah naik daun tersebut. Tidak akan jauh berbeda, atau mungkin lebih mudah karena diurusnya adalah sekelompok lelaki dewasa, bukan lagi remaja peralihan dari usia anak-anak yang memiliki emosi labil.
Begitu pikiran naif Nindy.
Mengatur jadwal, mendampingi artis memenuhi jadwalnya, mengurus kontrak, memenuhi kebutuhan sang artis, memastikan sang artis tampil sempurna di depan publik, hingga memberi support. Itulah gambaran umum tugas seorang manajer artis.
Akan tetapi...
'I didn't sign up for this sh*t!' kalimat itu yang ingin diteriakkan Nindy saat menyadari ia turut mengatasi masalah di luar jobdescnya. Asmara dan berbagai masalah yang ditimbulkannya sebagai paket dari kehidupan dewasa para artisnya.