halomasjinhyuk
Tin adalah raja dengan nuansa kesepian yang tidak disadari. Tahu bagaimana rasanya saat lingkungan mengekangmu? Kecil hidupnya ia mengejar ramai dan penuh, tawa sesak hingga kecerobohan bersama sejahwat yang tak dimiliki, bergolak dewasa menjadikanmu sebagai sosok penghilang dan pembenci keramaian.
Tin hanya berkutat dengan hubungan satu lajur. Kau beri; kuterima. Kuberi; kau terima. Kemudian kepalanya berputar mengenai arah kemana hubungan lamanya dibawa? Tak ada ujung pula. Lalu, saat ia merasakan perbedaan pada lajur yang ini, haruskah ia ikut masuk ke jalan yang sama? Atau tetap pada jalannya sendiri?
Kata sang tua, yang sama itu akan berjalan beriringan dengan damai. Benar memang, tak akan disalahkan, namun, saat dua potongan berbeda saling melengkapi bukankah bagus juga?