Geishana
"Dasar cowok sok tahu! Mentang-mentang lo rangking satu, lo pikir lo bisa seenaknya di kompleks ini? Inget ya, nilai lo mungkin di atas gue, tapi kelakuan lo? Nol besar!"
"Setidaknya gue nggak perlu baca buku buat jadi pinter." Sahut Arsen enteng, sengaja menyentil punggung buku di tangan Alta dengan ujung jari telunjuknya. "Lo sibuk baca, tapi tetep aja kalah telak sama gue. Capek-capek belajar, hasilnya cuma rangking tiga. Kasihan banget."
Alta mengepalkan tangannya. Rasanya ingin sekali ia menimpuk kepala Arsen dengan buku tebal yang ia bawa. Pertengkaran mereka yang sudah menjadi tontonan rutin bagi satpam kompleks pun dimulai lagi, melupakan fakta bahwa besok adalah hari pertama ujian akhir yang menentukan masa depan mereka.
Bagi Arsen, Alta adalah pengganggu yang menyebalkan. Bagi Alta, Arsen adalah definisi dari keberuntungan yang tidak tahu diri.
Dan di antara debu jalanan kompleks yang mulai gelap, rivalitas mereka pun kembali menyala, seolah-olah dunia memang hanya milik mereka berdua untuk diperdebatkan.