Buku Stories

Refine by tag:
buku
WpAddyasin
WpAddcetak
WpAddkeuangan
WpAddharga
WpAddpercetakan
WpAddbandung
WpAddmanajemen
WpAddonline
WpAddpengelolaan
WpAddpanduan
WpAddmurah
WpAddadministrasi
WpAddjualan
WpAddbisnis
WpAdddi
WpAddjakarta
WpAddterbaik
WpAddregistrasi
WpAddseft
buku
WpAddyasin
WpAddcetak
WpAddkeuangan
WpAddharga
WpAddpercetakan
WpAddbandung
WpAddmanajemen
WpAddonline
WpAddpengelolaan
WpAddpanduan
WpAddmurah
WpAddadministrasi
WpAddjualan
WpAddbisnis
WpAdddi
WpAddjakarta
WpAddterbaik
WpAddregistrasi
WpAddseft

1.2K Stories

  • 60 Hari Menerbitkan Buku Mandiri, Jangan Tunda untuk Berkarya by arhermansyah
    arhermansyah
    • WpView
      Reads 73
    • WpPart
      Parts 11
    Tulisan ini merupakan motivasi bagi siapapun yang ingin menulis. Bahkan, bukan hanya ingin menulis, tapi menerbitkan dan mencetak buku dalam 60 hari. Tulisan ini, menyajikan beberapa hal tentang menulis: 1. 10 Alasan menulis 2. 17 Tips praktis menulis 3. 11 Langkah persiapan menulis 4. 3 Proses sukses menulis 5. 9 Proses finishing menulis buku 6. 6 Pertanyaan tentang penerbitan 7. 4 Rencana pencetakan buku 8. 3 Mitra yang bisa membantu menerbitkan buku tanpa menulis 9. 5 Agenda training and selling
  • DBZ & BNHA by EdenMoatty
    EdenMoatty
    • WpView
      Reads 2,992
    • WpPart
      Parts 10
    This is the story where Gohan and class 1A go through adventures together and they're coping during the school period. I do not own any of DBZ or Boku No Hero Academia.
  • SACRED BLESSING by ChoaMoreOfficial
    ChoaMoreOfficial
    • WpView
      Reads 79
    • WpPart
      Parts 16
    EXPERIENCE YOUR SELF, REST YOUR SOUL, FREE YOUR MIND
  • Komik Next G - Belajar Bangun Pagi by Bitkooper
    Bitkooper
    • WpView
      Reads 191
    • WpPart
      Parts 1
    Bercerita tantang seorang anak SD kelas 5 yang masih memiliki kebiasaan kurang baik yaitu bangun tidur selalu kesiangan. Hal ini menjadikan ia berada dalam keadaan yang kuarng baik. Dari mulai terburu-buru mempersiapkan segala sesuatu hingga mendapatkan hukuman di sekolah.
  • Takdir Yang Memilih Dia by Tyara_Reyes
    Tyara_Reyes
    • WpView
      Reads 90
    • WpPart
      Parts 1
    . "Kalau boleh.. Daddy cepatkan tarikh.. I takut, she's will.." bicara Adrian terhenti. "Pregnant?" soal Tan Sri Zainal. Jejaka itu mengangguk perlahan. - Adrian Mikael Tyara mengangguk perlahan. "Tyara, Ayah tak setuju.. Fikirkan balik. Kesian Izzat, dah bertahun dia tunggu Tyara.." Pak Amir berbicara lembut. "Tunggu? Bukan saya ke yang tunggu dia selama ni? 7 tahun, saya tunggu dia, ayah.. Tapi dia tak pernah pun cakap atau bincang soal kahwin dengan saya. But, okay! Saya tak kisah tunggu, tapi sampai bila? Saya.. huhh!" Gadis itu mengesat airmatanya yang jatuh tanpa sedar itu perlahan. -Tyara Aleesya
  • Aku, Buku Sejarah, dan Internet by iryan456
    iryan456
    • WpView
      Reads 97
    • WpPart
      Parts 1
    "Hanya sebuah buku sejarah, yang pertama kali akan membuat kesan saat ini menjadi menakjubkan"
  • Selow bersama TUHAN by Kormateray
    Kormateray
    • WpView
      Reads 11
    • WpPart
      Parts 1
    Kita tahu bahwa manusia dikarunia akal budi pekerti untuk dapat berpikir dan menalar segala sesuatu. Manusia menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Semua baik adanya untuk membantu dan mempermudah hidup dan kehidupan manusia sendiri. - Ironisnya, sebagian manusia terlalu serius eh bahkan sampai pada titik ingin menggantikan Tuhan? Benarkah begitu? Mari sila potret praktik beragama saat ini terutama di Indonesia. Maksud menggantikan lebih tepatnya pada peran yang seharusnya adalah otoritas-Nya. - Tak ayal, manusia berani mengatasnamakan Tuhan dalam berbagai keputusan dalam kehidupan bermasyarakat. Sekalipun , dampaknya terjadi perpecaha, permusuhan bahkan pertumpahan darah. - Menurut penulis, sebenarnya jika manusia menurunkan egoisme, fanatisme dan dominasinya mengingat Tuhan adalah Yang Maha Kuasa maka tidak akan terjadi banyak penyimpangan. Apa salahnya manusia merunduk dan menyerahkan hidupnya ke dalam pengasihan dan perkenaan Tuhan? Selow saja, manusia tidak perlulah terlalu serius menalar Tuhan. Siapakah kita ini?