VindiArdiyana
Bagi Putri, hari piket kelas adalah hari paling sial dalam seminggu. Penyebabnya cuma satu: Sandi. Cowok menyebalkan dengan lesung pipi manis yang hobi sekali menendang tempat sampah sampai terguling, hanya demi melihat Putri mengomel dengan wajah memerah.
Di mata semua orang, Sandi adalah pangeran sekolah. Tampan, dingin, usil dan incaran utama hampir seluruh cewek di SMP. Putri tahu itu, dan dia benci fakta bahwa dia harus berbagi oksigen dengan cowok itu.
Namun, dari sekian banyak cewek yang memujanya, semesta justru punya cara bercanda yang aneh-Sandi malah menjatuhkan hatinya pada Putri, cewek galak yang terlanjur melabelinya sebagai musuh bebuyutan. Sandi sering menjahilinya, tapi diam-diam dia menaruh permen Kiss bertuliskan "I Love You" di tangan Putri saat dia kesal.
"Lesung."
Nama itu yang selalu Putri sematkan untuk Sandi. Bukan karena dia suka, tapi karena lesung pipi yang Sandi miliki adalah ciri khas yang memikat sekaligus menipu. Di balik lesung pipi itu, tersimpan pesona yang meluluhkan pertahanan Putri. Berawal dari rasa kesal, sebuah hubungan backstreet yang manis dan penuh curi pandang pun dimulai. Di ruang kelas yang mulai sepi, mereka menciptakan dunia mereka sendiri, jauh dari tatapan cemburu cewek-cewek lain.
Putri mengira dia telah menjinakkan si pangeran nakal.
Namun, menyembunyikan hubungan ternyata ada batasnya. Tepat saat hari kelulusan SMP sudah di depan mata dan masa depan menanti untuk dirajut bersama, sebuah petaka besar datang menghantam.
Topeng manis itu runtuh. Di balik lesung pipi yang selama ini membuat Putri luluh, sebuah kebenaran pahit terungkap: Sandi memang sebrengsek yang orang-orang katakan.
Apakah cinta rahasia mereka pantas disebut 'selamanya', ataukah sejak awal Putri hanya berjalan masuk ke dalam jebakan rasa sakit?