piscesinserenity
Bagi Alina Everly Lewis, hidup tidak pernah lebih dari sekadar kanvas putih yang dinodai oleh warna-warna gelap. Di bawah bayang-bayang David William Miller-kekasihnya yang ambisius, manipulatif, dan putra dari pejabat tinggi Chicago-Alina hanyalah sebuah hak milik. Seorang wanita sebatang kara yang jiwanya perlahan diremukkan oleh tamparan, cengkeraman, dan makian yang menyakitkan secara fisik maupun mental. Alina bertahan dalam sunyi, mengunci rapat suaranya di balik kuas lukis.
Hingga malam itu, di Blackwell Gallery, dunianya yang rapuh bertabrakan dengan kegelapan yang sesungguhnya.
Ethan Alexander Blackwell. Pria dingin, kejam, dan perfeksionis yang menguasai sisi legal dan ilegal kota Chicago. Seorang bos mafia yang tidak pernah membiarkan apa pun berjalan di luar kendalinya. Ketika Ethan membeli seluruh koleksi lukisan Alina dengan harga fantastis hanya untuk menginjak harga diri David, sebuah poros takdir baru mulai berputar.
Di gang belakang galeri yang sunyi, saat David meluapkan kemarahannya dan meninggalkan Alina tersungkur berdarah di atas aspal dingin, Ethan menyaksikan semuanya dari kegelapan. Tanpa ada kepalsuan, tanpa ada janji manis manis, Ethan hanya mengulurkan saputangan hitam dan sebuah kartu nama dengan bisikan yang mengubah hidup Alina selamanya:
"Datangi aku jika kau mau keluar dari situasi ini."
Keluar dari cengkeraman David berarti masuk ke dalam sangkar emas seorang Ethan Blackwell. Sebuah dunia di mana cinta terasa seperti obsesi, dan perlindungan datang dengan harga yang sangat mahal. Ketika Chicago mendadak sunyi, akankah Alina menemukan kedamaian, atau justru hancur dalam pelukan sang penguasa kegelapan?