caffeiene
Setiap hati yang retak menyimpan parut yang tidak kelihatan , seakan serpihan kaca tertanam di jiwa. Namun di balik runtuhan luka itu , cahaya takdir menyelinap masuk membentuk harapan yang tak terduga . Takdir bukan untuk menambah luka, tetapi untuk menyempurnakan jiwa yang kehilangan arah .
Pertemuan itu ibarat sehelai daun kering jatuh ke arus sungai tampak kecil , namun cukup mengubah haluan hidup seorang gadis serba kekurangan .
"Awak kerja apa?" - Suri.
"Saya kerja atas gunung." - Khayr.
Siapa sangka , gurauan itu menjadi detik kecil yang mengubah seluruh hidup mereka . Walau ribut menghempas hatinya tetap teguh . Kerana cinta yang diperjuangkan dengan ikhlas tidak pernah sia-sia . ia adalah kompas yang membawa pulang ke pelabuhan bahagia .
Namun takdir sering menguji . Hadirnya sesuatu yang tidak kelihatan mata , tetapi mampu menggoncang jiwa paling teguh . Dalam gelap itu , mampukah Khayr terus menggenggam tangan Suri hingga ke penghujung kisah mereka ? Atau cinta itu akan rebah di pertengahan jalan ?
Mengemudi bahtera cinta tidak semudah mengemudi kapal perang . Ombak lautan bisa diredah , namun ombak takdirmampukah dipatahkan , atau menghumban cinta mereka ke dasar yang paling dalam ?
Kerana tidak semua pelayaran dijanjikan pelabuhan.