Kehidupan Stories

Refine by tag:
kehidupan
WpAddcinta
WpAddpuisi
WpAddkeluarga
WpAddremaja
WpAddlife
WpAddhidup
WpAddmotivasi
WpAddcerita
WpAddcerpen
WpAddsedih
WpAddfiksi
WpAddpersahabatan
WpAddkisah
WpAddperjuangan
WpAddsekolah
WpAddromantis
WpAddindonesia
WpAddsajak
WpAddperjalanan
kehidupan
WpAddcinta
WpAddpuisi
WpAddkeluarga
WpAddremaja
WpAddlife
WpAddhidup
WpAddmotivasi
WpAddcerita
WpAddcerpen
WpAddsedih
WpAddfiksi
WpAddpersahabatan
WpAddkisah
WpAddperjuangan
WpAddsekolah
WpAddromantis
WpAddindonesia
WpAddsajak
WpAddperjalanan

1.1K Stories

  • Maison de Jeju by QueenMelody0
    QueenMelody0
    • WpView
      Reads 290
    • WpPart
      Parts 10
    "Yang paling sulit dari melepaskan bukan berhenti mencintai. Yang paling sulit adalah menerima bahwa kita masih saling mencintai, tetapi jalan pulang yang dulu kita miliki sudah tidak ada lagi."
  • 30 QUOTE MENYENTUH HATI - Mungkin kamu juga merasakannya by langitdidada1608
    langitdidada1608
    • WpView
      Reads 73
    • WpPart
      Parts 13
    Ada kalanya kita tidak membutuhkan nasihat panjang. Hanya butuh satu kalimat yang membuat kita berhenti sejenak dan berkata, "Kok seperti aku?" Tentang lelah yang tidak selalu terlihat. Tentang luka yang memilih diam. Tentang kehilangan yang masih terasa. Tentang kecewa yang disimpan sendiri. Tentang rindu, bertahan, menerima, dan belajar kembali tersenyum. 30 hari. 30 quote. 30 potongan rasa. Mungkin satu di antaranya adalah tentangmu. Atau mungkin... tentang seseorang yang sedang kamu doakan diam-diam. Mari membaca perlahan. Barangkali, di antara kata-kata sederhana ini, hatimu menemukan sedikit teman. - Langit Didada
  • Halaman Yang Belum Selesai by Fzann01
    Fzann01
    • WpView
      Reads 32
    • WpPart
      Parts 18
    Fawzan hanyalah seorang pelajar biasa yang melangkah masuk ke sebuah kolej dengan terlalu banyak persoalan dan terlalu sedikit jawapan. Tentang persahabatan. Tentang kegagalan. Tentang cinta. Tentang impian. Dan tentang siapa sebenarnya dirinya. Di sepanjang perjalanan, dia belajar bahawa hidup bukan tentang sentiasa menang. Ada masa dia jatuh. Ada masa dia penat. Ada orang yang datang dan pergi. Ada impian yang terasa terlalu jauh untuk dicapai. Namun setiap kali dia mempunyai alasan untuk berhenti, dia memilih untuk menulis satu halaman lagi. Kerana mungkin hidup bukan tentang mencari pengakhiran yang sempurna. Mungkin hidup cuma tentang terus berjalan, walaupun kita sendiri tidak tahu ke mana arah akhirnya. Ini bukan kisah seorang lelaki yang sempurna. Ini kisah seorang lelaki yang masih belum selesai.
  • Suami dari Pendatang Asing by nyissss
    nyissss
    • WpView
      Reads 3,743
    • WpPart
      Parts 126
    Li Yangshu selalu menjadi penduduk asli Desa Xiaohe. Karena dipaksa mundur dari pertunangan hingga dianggap "terlambat menikah"-sebuah aib besar-ia dengan tergesa-gesa menikahi seorang pendatang asing yang "miskin", yang dialokasikan ke desa mereka setelah perang. Pendatang asing yang dialokasikan oleh kabupaten pasca-perang itu bernama Xiao Huaijin. Ia tiga tahun lebih muda dari Li Yangshu. Tidak hanya berwajah tampan, ia juga memancarkan aura kebangsawanan yang tidak lazim bagi orang desa. Namun, pada kenyataannya, ia adalah "Raja Iblis" hidup yang ditakuti oleh setiap orang di Desa Xiaohe yang kecil ini. Awalnya, semua orang menonton dengan sikap ingin tahu, menunggu Li Yangshu menikah dengan Raja Iblis tersebut. Mereka bahkan bertaruh secara diam-diam, berapa hari waktu yang dibutuhkan Raja Iblis itu untuk mengangkat tangan terhadap Li Yangshu. Orang-orang juga bergunjing, si pendatang miskin itu hanya mampu tinggal di gubuk jerami; Li Yangshu pasti akan menderita setelah menikah dengannya. Namun, mereka tidak pernah melihat Xiao Huaijin melakukan kekerasan. Bahkan sebelum pernikahan resmi dilangsungkan, kabar-kabar berikut sudah beredar: dua hari lalu Xiao Huaijin membeli manisan madu untuk Li Yangshu; kemarin ia membelikannya tangpozi¹; hari ini ia pulang membawa setelan pakaian kapas baru untuk Li Yangshu! Dari mana uang si keluarga miskin itu berasal? Ada yang iri, ada yang dengki, ada yang berniat menghalangi, bahkan adik kandung Li Yangshu pun merasa kesal dan menyindir. Kehidupan mereka bukan sekadar kian hari kian makmur, melainkan terus-menerus bersinar cemerlang. Di tengah tatapan merah karena iri hati dari orang-orang sekelilingnya, si pendatang asing dan suaminya menjalani kehidupan manis selama dua puluh tahun. Hingga anak mereka lulus ujian tingkat provinsi (huishi), lolos ujian istana (dianshi), dan saat parade kelulusan sarjana baru (jinshi) berlangsung, Nyonya Marquis Pingxi secara kebetulan melihatnya. Li Yangshu selalu menjalani kehidupan per
  • Melepas Baju Besi, Kembali Bertani, dan Menikahi Ge'er by nyissss
    nyissss
    • WpView
      Reads 3,428
    • WpPart
      Parts 128
    Karena dianggap "membawa sial bagi suami", Tao An terlambat menikah. Tepat saat ia mengira akan mati dalam kesedihan di tengah cemoohan orang-orang serta pukulan dan makian dari kakak laki-laki dan kakak ipar perempuannya, ayahnya mencarikannya seorang pria yang tinggi dan berwajah dingin. Lu Xiucheng direkrut secara paksa sebagai prajurit pada usia enam belas tahun. Ia menghabiskan tujuh tahun di kamp militer, mengalami sembilan maut dan satu kehidupan, akhirnya menunggu perang berhenti dan bisa pulang. Dalam perjalanan pulang, ia digigit serangga berbisa dan pingsan di pegunungan dalam, diselamatkan oleh seorang pria tua. Ia awalnya ingin membalas budi dengan perak, namun pria tua itu tidak mau menerima uang, melainkan hanya memintanya menikahi ge'er di keluarganya. Karena rasa hutang budi, Lu Xiucheng membawa Tao An pulang bersamanya. Sifat Lu Xiucheng memang dingin, ditambah lagi ia telah berlumuran darah di medan perang yang kejam selama tujuh tahun, hatinya telah ditempa sekeras dan sedingin besi. Tao An tahu pria itu tidak menikahinya dengan sukarela. Setelah ikut pulang, ia bahkan tidak berani berbicara, bekerja keras dengan gemetar dan penuh kewaspadaan. Menghadapi ge'er yang penakut dan lemah, yang bahkan tidak berani menatapnya, Lu Xiucheng hanya bisa mengerutkan kening. Namun untungnya ge'er itu tidak cerewet, rajin, dan tidak mencari masalah. Terlebih lagi, pria itu tidak mengeluh meski Lu Xiucheng sangat miskin hingga hanya memiliki beberapa puluh keping tembaga. Jadi, mari kita hidup bersama dengan baik. Namun, seiring berjalannya waktu bersama ge'er itu, hatinya semakin gelisah. Hanya sebentar tidak melihat ge'er itu, ia sudah merasa gelisah dan cemas. Melihat ge'er yang penurut itu, ia selalu ingin memeluknya erat dan memperlakukannya dengan penuh gairah... Saat baru menikah, selain beberapa puluh keping tembaga, mereka tidak memiliki apa-apa. Tidak punya rumah untuk ditinggali? Maka bangunlah dulu sebuah rumah bambu yang tidak butuh uang.
  • Aksa Dewata Birendra by hasannraa
    hasannraa
    • WpView
      Reads 7
    • WpPart
      Parts 2
    Aksa Dewata Birendra pernah menjadi anak yang diyakini akan memiliki masa depan cerah. Prestasi, kemampuan, dan harapan orang-orang di sekitarnya membawanya tumbuh sebagai seseorang yang seolah tahu ke mana harus pergi. Namun, ketika usia dua puluh tiga tahun tiba, semua arah mendadak terasa kabur. Kuliah yang tak kunjung selesai, keadaan ekonomi keluarga, luka masa kecil, hubungan yang gagal, serta kebiasaannya melarikan diri dari masalah membuat Aksa mulai mempertanyakan satu hal sederhana: **sebenarnya, untuk apa ia menjalani semua ini?** Di antara rumah yang ingin ia tinggalkan, masa lalu yang belum selesai, dan masa depan yang belum memiliki bentuk, Aksa memulai perjalanan untuk mengenal dirinya sendiri. Sebab mungkin, menjadi dewasa bukan tentang menemukan tujuan hidup. Melainkan tentang berani berhenti melarikan diri dari diri sendiri.
  • Rumah yang kita curi dari tuhan by grilbee89
    grilbee89
    • WpView
      Reads 76
    • WpPart
      Parts 21
    Empat anak perempuan. Masih punya rumah. Tapi tidak punya tempat untuk pulang.
  • Kehidupan Sederhana di Dunia Lain by Ichi-ne
    Ichi-ne
    • WpView
      Reads 2,229
    • WpPart
      Parts 50
    Sekali terlempar ke dunia lain, ia mendapati diri tak dicintai ayah maupun ibunya. Seluruh keluarga justru menanti napasnya berhenti di atas ranjang, agar bisa segera menggulung tubuhnya dengan tikar jerami dan menguburkannya. Memang, tubuh aslinya sudah tiada. Namun yang membuka mata kini adalah jiwa dari masa modern. "Ayah..." Tunggu dulu- Ayah? Ia sudah punya anak? Bagus sekali! "Suamiku, kau sudah sadar." Seorang pria mendekap bocah di kakinya dengan satu tangan, wajahnya berseri-seri menatapnya. Ibu dari anaknya... seorang pria?! Istrinya baru saja melahirkan satu anak, dan di perutnya masih ada satu lagi. Beli satu gratis dua?
  • SEIRAN: Sampai Pelabuhan Selanjutnya, Aku Turun by untetheredhorizon
    untetheredhorizon
    • WpView
      Reads 12
    • WpPart
      Parts 1
    Jepang, 1949. Setelah keadaan keluarganya berubah, seorang perempuan muda memutuskan meninggalkan rumah untuk bekerja di kota lain. Ia hanya membawa sebuah tas, harapan untuk membantu keluarganya, dan keinginan lama untuk melihat dunia yang lebih luas. Di kota tepi laut, ia menemukan pekerjaan di sebuah toko roti dan untuk pertama kalinya merasa bahwa hidupnya mungkin sedang menuju sesuatu yang baru. Namun perjalanan itu membawanya ke tempat yang jauh berbeda dari bayangannya. Beberapa tahun kemudian, ia berada di atas sebuah kapal bernama Seiran. Di sanalah ia bekerja, bertemu banyak orang, membangun hubungan, menghadapi tekanan, dan perlahan memahami bahwa sebuah tempat yang pernah dianggap sebagai awal perjalanan bisa berubah menjadi tempat yang paling sulit untuk ditinggalkan. Ini adalah kisah tentang pekerjaan, keluarga, persahabatan, perasaan, kehilangan, dan perjalanan seorang perempuan yang terus berusaha menemukan pelabuhan berikutnya. Karena terkadang, bertahan bukan berarti harus tetap tinggal. Dan ketika waktunya tiba, ia akan turun.
  • TUHAN, AKU TAK MEMINTA HIDUP INI by DRRHEINDHY by MardiahHarteti5
    MardiahHarteti5
    • WpView
      Reads 14
    • WpPart
      Parts 26
    Aku berdiri, bukan karena ingin. Kalian sebut ini hadiah, Tuhan sebut ini nafas. Aku menyebutnya Paksa. Sebuah denda yang harus kubayar, untuk hidup yang tak pernah kuminta. Mereka bicara syukur, tentang cahaya yang datang setelah badai. Aku tertawa. Lelucu apa lagi ini? Tuhan memberiku nafas, ya. Tapi Dia juga menyertakan jerat, dari setiap orang yang kuanggap dekat. Keluarga, Ia renggut. Kepercayaan, Ia bunuh perlahan, melalui tangan-tangan pengkhianat. Lalu kalian menasihati tentang syukur? Kalian tak tahu gelap yang harus kulewati, dengan dada yang terus dihantam sakit ini. Aku bukan Adam yang butuh Hawa untuk bahagia. Aku bukan Nabi yang kuat menanggung semua. Aku hanya tubuh ini. Satu-satunya rumah yang tak akan pernah berkhianat. Satu-satunya milik yang kuperoleh karena perjuangan, bukan karena belas kasih yang percuma. Biarkan hati ini terkunci rapat, biar darah yang mengalir di dalamnya hanya milikku. Aku takkan lagi memulai. Aku takkan lagi berharap. Sebab aku hanya ingin bertanya: Untuk apa Tuhan menciptakanku, jika hanya untuk dijadikan lelucon kesepian?
  • SEBAIT CINTA DAN HARAPAN by ikhsanabbas_
    ikhsanabbas_
    • WpView
      Reads 103
    • WpPart
      Parts 50
    Ada Cinta yang tak Pandai diucapkan, tetapi mampu hidup dalam Bait-bait Puisi. Sebait Cinta dan Harapan adalah Kumpulan 50 Puisi yang Lahir dari Perjalanan Hidup Seorang Manusia Biasa, Seorang Suami yang Mencintai Istrinya, Seorang Abah yang Menyimpan Harapan untuk Putranya, Seorang Anak yang Diam-diam Sangat Menyayangi Emaknya, serta Seorang Rakyat yang Merindukan Negeri yang Lebih Adil. Setiap Puisi ditulis dengan Kejujuran, Doa, Kegelisahan, dan Rasa Syukur. Tentang Keluarga yang menjadi Rumah, tentang Perjuangan mencari nafkah, tentang harapan kepada Allah, dan tentang Keyakinan bahwa Cinta selalu menemukan jalannya. Semoga Setiap Bait dalam buku ini dapat menjadi teman bagi siapa pun yang pernah Mencintai, Kehilangan, Berharap, dan Berdoa. "Karena tidak semua perasaan harus diteriakkan. Sebagiannya cukup diabadikan menjadi Puisi." Ditulis oleh Ikhsan Abbas
  • Sebelum Nenek Pergi by cc1oudy4
    cc1oudy4
    • WpView
      Reads 32
    • WpPart
      Parts 4
    Anna Grace, seorang mahasiswa semester dua jurusan Pendidikan Bahasa Inggris yang cerdas dan ambisius, harus menghadapi realitas hidup yang mencekik. Alih alih fokus pada impian besarnya merancang pusat bahasa kreatif bernama Creative Language Hub, Anna harus membagi waktu, tenaga, dan batinnya untuk merawat sang nenek, Nenek Maria, yang lumpuh total akibat stroke. Mereka tinggal di sebuah rumah kontrakan petak yang lembap di sudut kota bersama Bibi Martha, seorang guru honorer dengan gaji mengenaskan yang terus kalah melawan inflasi, dan Kak Debora, anak medan perantauan yang baru saja terkena PHK massal tanpa pesangon yang layak. Konflik domestik memuncak ketika kebutuhan obat Nenek Maria menumpuk dan sewa kontrakan jatuh tempo. Sebagai anak laki laki tertua dalam silsilah keluarga yang secara adat diharapkan menjadi tumpuan, Tulang Thomas yang sukses di ibu kota justru menutup mata. Thomas sengaja mengabaikan panggilan telepon dan permohonan adik adiknya dengan dalih posisinya di kantor sedang tidak aman karena restrukturisasi massal. Puncak ironi terjadi di dunia digital. Ketika rumah kontrakan Anna mati total karena kehabisan token listrik, istri Tulang Thomas justru mengunggah foto mobil sport baru dan kelulusan anaknya di sekolah internasional mewah dengan takarir yang jumawa. Dipicu rasa sakit hati yang teramat pekat, Bibi Martha membongkar kebohongan Thomas di grup WhatsApp keluarga besar. Alih alih meminta maaf, Thomas memilih tindakan pengecut dengan keluar dari grup keluarga, secara resmi memutus tali pertalian darah demi menjaga kenyamanan ego perantauannya. Di tengah badai ego orang orang dewasa, Anna terhimpit. Di satu sisi, ia diancam akan dicoret dari kelompok kuliah karena terlambat mengumpulkan tugas kesimpulan tesisnya, di sisi lain ia harus mendekap tangan Nenek Maria yang menangis didera rasa bersalah karena merasa telah menjadi beban. Malam itu, Anna mengambil keputusan besar: ia mematikan ponselnya, me
  • Kenapa Aku Bingung ? by MulaProject
    MulaProject
    • WpView
      Reads 51
    • WpPart
      Parts 4
    Pernahkah kamu merasa hidup terus berjalan, tetapi kamu tidak benar-benar tahu ke mana arahnya? Di tengah kesibukan, keramaian, pekerjaan, pertemanan, dan berbagai tuntutan hidup, ada saat ketika pikiran tiba-tiba berhenti dan bertanya: *"Sebenarnya aku sedang mencari apa?"* Melalui rangkaian refleksi yang jujur dan personal, *Kenapa Aku Bingung?* mengajak pembaca menyusuri pertanyaan-pertanyaan yang sering hadir diam-diam dalam kehidupan:tentang kesepian, rasa berbeda, pencarian jati diri, tujuan hidup, dan upaya memahami diri sendiri. Buku ini bukan kumpulan jawaban atau nasihat tentang bagaimana hidup seharusnya dijalani. Sebaliknya, buku ini adalah teman perjalanan bagi siapa saja yang pernah merasa tersesat, terlalu banyak berpikir, atau sedang mencari makna di balik kebingungan yang dirasakannya. Karena mungkin, kebingungan bukan tanda bahwa kita kehilangan arah. Mungkin, itu tanda bahwa kita sedang bertumbuh.
  • Daily Life Armoko's Family by CheseeKimbap00
    CheseeKimbap00
    • WpView
      Reads 4,618
    • WpPart
      Parts 26
    Kata orang, rumah yang nyaman itu rumah yang tenang. Kalau begitu, rumah keluarga Armoko jelas gagal memenuhi syarat. Pagi hari selalu mereka mulai dengan teriakan. Rumah itu tidak pernah sepi. Selalu ada suara tangisan, teriakan, tawa, pintu yang dibanting, tugas sekolah yang terlupa, bekal yang tersisa, atau seseorang yang mengadu karena merasa paling tersakiti hari itu. Dan anehnya, tidak ada satu pun dari mereka yang bisa hidup tanpa keramaian tersebut. Ikuti keseruan keseharian keluarga Armoko dengan segala drama nya! Update setiap hari Rabu dan Minggu!
  • Rumah Itu Masih Ada by Cikyam0603
    Cikyam0603
    • WpView
      Reads 19
    • WpPart
      Parts 1
    Seorang wanita bermimpi kembali ke kampung dan rumah lama yang pernah menjadi sebahagian daripada hidupnya. Namun, anehnya dia tidak tidur di dalam rumah itu. Sebaliknya, dia bersama anak-anak dan dua anak saudara yang masih kecil tidur di tepi tali air, jauh di tengah bendang, hanya berbumbungkan langit. Sehinggalah suaminya datang mencarinya. "Kenapa tidur sini? Rumah kan ada." Empat patah perkataan itu membuatkan dia tertanya-tanya-mengapa dalam mimpinya dia memilih untuk berada jauh daripada rumah, sedangkan tempat untuk pulang sebenarnya masih ada? Kadang-kadang kita bukan kehilangan jalan. Kita cuma terlalu lama berada jauh daripada rumah.
  • Pertama Kali Melepaskan Liyana Pergi Berkhemah by Cikyam0603
    Cikyam0603
    • WpView
      Reads 10
    • WpPart
      Parts 1
    Pagi itu di sekolah, suasana riuh dengan gelak tawa para pelajar yang teruja untuk bertolak ke Kem Kijang. Sebagai seorang guru di sekolah yang sama, aku hanya mampu berdiri mengiringinya dengan pakaian baju kurung biasa-sedia untuk masuk mengajar kelas seperti harian biasa. Namun, di sebalik peranan sebagai seorang pendidik, dada ini sebak merenung anak perempuanku, Nur Liyana Aminah, yang baharu sahaja melangkah ke Tingkatan Satu. Buat pertama kalinya, aku perlu belajar melepaskan dia pergi bermalam di luar tanpa pengawasanku. Melihat beg galas corak askar yang besar di belakangnya, beg pakaian merah jambu, serta patung itik kesayangannya yang tersangkut mesra, hatiku tersentuh. Anak yang di rumah masih terasa seperti budak kecil, kini tersenyum manis bersama rakan-rakannya di dalam kereta, bersedia melangkah ke dunia baharu. Sebuah kisah tentang perasaan, kasih sayang, dan proses reda seorang mami yang belajar melepaskan si anak membesar serta berdikari.
  • Bahagia Melihatmu Bahagia by AgungSaputra343
    AgungSaputra343
    • WpView
      Reads 19
    • WpPart
      Parts 1
    Aku pernah mencintai seseorang dengan cara yang sederhana: diam-diam berharap, diam-diam menunggu, dan diam-diam menyimpan rasa. Namun, tidak semua cinta berakhir dengan memiliki. Berkali-kali aku gagal dalam urusan hati. Berkali-kali pula aku harus menerima kenyataan bahwa orang yang kusukai memilih jalan dan seseorang yang berbeda. Awalnya aku bertanya, "Mengapa bukan aku?" Sampai akhirnya aku sadar, mungkin mencintai bukan selalu tentang menjadi pilihan. Mungkin, mencintai juga berarti mampu melihat seseorang bahagia, meskipun kebahagiaan itu bukan bersamaku. Ini bukan cerita tentang mendapatkan seseorang yang kita cintai. Ini tentang belajar melepaskan, menerima, dan menemukan arti bahagia setelah berkali-kali gagal dalam cinta. Karena terkadang, bentuk cinta yang paling tulus adalah mampu berkata: "Aku bahagia melihatmu bahagia, meskipun bukan aku yang membuatmu bahagia."
  • Yuh, Sahabatku... by Cikyam0603
    Cikyam0603
    • WpView
      Reads 14
    • WpPart
      Parts 1
    Di sebalik kesibukan tugas sebagai pendidik, ada rahsia yang disimpan rapi melalui skrin telefon. Ini kisah tentang Yam yang bergelut dengan bebanan tugas, dan Yuh, seorang sahabat prihatin yang menyimpan cabaran tersendiri dalam mengecam wajah orang sekeliling. Sebuah cerpen ringkas tentang erti sokongan, keikhlasan, dan sebuah persahabatan sejati di tengah-tengah hiruk-pukuk dunia luar.
  • Homestay Yang Tidak Pernah Ditempah by Cikyam0603
    Cikyam0603
    • WpView
      Reads 15
    • WpPart
      Parts 1
    Sebuah mimpi yang bermula dengan kemalangan seorang ahli keluarga, membawa aku kembali ke Kuala Lumpur, ke sebuah rumah flat berhampiran sekolah lama yang pernah menjadi sebahagian daripada hidupku. Dalam keadaan keluarga dari Kelantan datang ke hospital, sebuah homestay yang tidak pernah ditempah tiba-tiba menjadi tempat persinggahan. Seorang kawan ayah mempelawa kami masuk, seolah-olah semuanya telah diatur. Namun, ketika keluargaku sudah beredar, aku pula masih terkandas dalam keadaan berkemban. Rumah kawan yang sepatutnya menjadi tempat menukar pakaian sudah dikunci. Telefon pula kehabisan bateri. Dalam keadaan terdesak, aku terpaksa memakai pakaian milik Cikgu Habibah. Kemudian pemiliknya muncul. Di antara rasa bersalah, permohonan maaf, sehelai baju hijau askar dan seorang perempuan yang tiba-tiba menunjukkan arah, mimpi itu akhirnya meninggalkan satu perkara yang paling jelas dalam ingatanku: "Naik bas nombor 14." Tetapi ke mana sebenarnya bas itu akan membawaku? Ini ialah catatan sebuah mimpi yang panjang, bercampur-baur dan hanya meninggalkan cebisan tertentu dalam ingatan setelah aku terjaga.
  • Aku tak sekuat itu by NClimbong
    NClimbong
    • WpView
      Reads 27
    • WpPart
      Parts 1
    📖 Tentang Novel Ini Tidak semua keluarga menyimpan cinta. Beberapa menyimpan rahasia. Alya tumbuh dengan keyakinan bahwa hidupnya memang ditakdirkan penuh luka. Di balik senyum yang ia tunjukkan kepada dunia, tersimpan berbagai pertanyaan yang tak pernah menemukan jawaban.