Yossianugrah
Mereka bertemu saat sama-sama sedang mencari arti rumah.
Nara Adelia, perempuan berusia dua puluh tahun, tumbuh dalam keluarga Muslim yang sangat taat. Ia selalu percaya bahwa cinta akan datang setelah restu Tuhan dan orang tuanya.
Sedangkan Elian Gabriel, laki-laki berusia dua puluh dua tahun, adalah seorang Kristen yang dibesarkan oleh keluarga sederhana dengan iman yang sama kuatnya.
Mereka dipertemukan bukan di kampus, bukan pula di tempat kerja.
Melainkan di sebuah perpustakaan tua yang hampir ditutup.
Pertemuan sederhana itu berubah menjadi ribuan percakapan.
Ribuan pesan.
Ribuan doa.
Namun mereka lupa satu hal.
Tidak semua cinta bisa melawan keyakinan.
Ketika keluarga mengetahui hubungan mereka, dunia yang mereka bangun perlahan runtuh.
Tidak ada tokoh jahat.
Tidak ada pengkhianatan.
Hanya dua orang yang sama-sama mencintai...
namun sama-sama tidak sanggup meninggalkan Tuhannya.
Pada akhirnya...
yang tersisa hanyalah doa yang tak pernah sampai kepada orang yang sama lagi.