SemestaNusantara
Kampung Lakkang, desa tua yang terisolasi di jantung Kota Makassar, masih memegang teguh adat dan kebersamaan. Di sanalah tinggal Daeng Pattompo, penambak ikan paruh baya yang sederhana namun dihormati. Sejak muda ia mewarisi ilmu silat sarung dari ayahnya, tapi bukan itu yang membuatnya istimewa. Ia kerap bermimpi yang menyingkap masa depan tiga hari ke depan-sebuah anugerah sekaligus beban, karena setiap kali dipaksakan ia bisa roboh karena vertigo.
Ketika Lantara Malim, seorang mafia tanah karismatik, mengincar sungai tempat warga menggantungkan hidup, ketegangan pun meletup. Lantara bekerja sama dengan investor asing, mengiming-imingi proyek wisata budaya, sambil menyewa dukun untuk mengacaukan mimpi Mallase. Warga mulai terpecah, sejumlah tokoh vokal ditemukan mati misterius, bahkan anak lurah tenggelam dengan cara yang menimbulkan tanda tanya.
Pattompo, ditemani istrinya Sitti Rahmah yang cerewet tapi penuh kasih, dan anaknya Arfan Enre yang idealis, berjuang melawan kekuatan besar yang melibatkan uang, politik, dan ilusi. Dalam tiga hari ke depan, ia harus menentukan sikap: tetap menjadi orang tua biasa atau berdiri sebagai benteng kampungnya.
Namun di balik semua intrik, sebuah kekuatan besar tengah mencoba mengambil alih.