Aatma_Phian
Di balik distorsi gitar dan dentuman drum, STATIC VOID menyimpan empat luka yang berbeda.
Ash yang hidup sendirian di rumah kosong peninggalan orang tuanya - terlalu luas, terlalu sunyi, terlalu penuh bayang-bayang. Vex yang setiap malam pulang ke neraka yang ia sebut rumah, menyembunyikan lebam di balik tato dan sikap pemberontaknya. Bas yang punya segalanya kecuali satu hal yang paling ia butuhkan: kehadiran. Ken yang takut pada kesunyian, karena kesunyian selalu mengingatkannya pada pengkhianatan yang belum sembuh.
Mereka tumbuh di antara botol pecah, pintu yang terkunci dari dalam, dan ruangan mewah yang terlalu sepi untuk dihuni. Mereka tidak memilih musik - musik yang memilih mereka, di saat tidak ada hal lain yang tersisa.
STATIC VOID bukan sekadar nama band. Itu adalah kondisi yang mereka kenal betul: diam yang statis, kosong yang absolut. Dan satu-satunya cara untuk memecahkannya adalah dengan melakukannya bersama.
Empat jiwa yang retak. Satu distorsi yang menyatukan.