Putri Stories

Refine by tag:
putri
WpAddgunung
WpAddcuci
WpAddsofa
WpAddjasa
WpAdddị
WpAddpanggilan
WpAddjual
WpAddkeranda
WpAddudik
WpAddkain
WpAddharga
WpAddbojong
WpAddmandi
WpAddpabrik
WpAddtempat
WpAddtutup
WpAddmayat
WpAddnagrak
WpAddjok
putri
WpAddgunung
WpAddcuci
WpAddsofa
WpAddjasa
WpAdddị
WpAddpanggilan
WpAddjual
WpAddkeranda
WpAddudik
WpAddkain
WpAddharga
WpAddbojong
WpAddmandi
WpAddpabrik
WpAddtempat
WpAddtutup
WpAddmayat
WpAddnagrak
WpAddjok

804 Stories

  • 1381 by Abiyan_lio
    Abiyan_lio
    • WpView
      Reads 6
    • WpPart
      Parts 1
    Memutar waktu? ...mungkin nyata(?) Cover by Pinterest
  • Cinderella dari Bangsawan Terendah by guillin
    guillin
    • WpView
      Reads 1
    • WpPart
      Parts 1
    Dr. Kirana Adhirajasa mati bukan karena kecelakaan, melainkan karena kelelahan setelah terlalu lama menyelamatkan hidup orang lain. Saat membuka mata kembali, ia terlahir sebagai Seraphyne Elowen Aurelith- putri bangsawan terendah di sebuah kerajaan yang hanya menghormati kuasa. Di dunia baru itu, Seraphyne bertemu Rhaegar Vortheyn, jenderal perang yang hidupnya hanya diisi darah dan strategi. Pahlawan kerajaan. Putra raja yang disingkirkan. Ancaman bagi tahta yang kini dikuasai faksi permaisuri. Seraphyne hanyalah bidak kecil dalam permainan istana. Rhaegar adalah pedang yang ingin dipatahkan oleh para bangsawan. Ketika intrik politik, peperangan, dan rahasia masa lalu saling bertabrakan, dua jiwa yang sama-sama terasing ini dipertemukan oleh takdir- bukan untuk menyelamatkan kerajaan, melainkan untuk menentukan siapa yang benar-benar pantas berkuasa.
  • THE INFINITY by teddydiandora
    teddydiandora
    • WpView
      Reads 41
    • WpPart
      Parts 6
    Kau aku dan beberapa potongan takdir
  • Snow: the Exiled Princess by Claire_Storyland
    Claire_Storyland
    • WpView
      Reads 77
    • WpPart
      Parts 7
    Terlahir dengan tangan yang mampu membekukan apa pun yang ia sentuh membuat Eirlys dianggap sebagai putri yang terkutuk. Dan, setelah ia diasingkan ke hutan pasca dituduh sebagai penyebab penyakit aneh yang diderita sang raja, Eirlys mengira dirinya sudah tidak memiliki harapan. Namun, pertemuan Eirlys dengan seorang petualang misterius menyadarkannya bahwa suatu kekuatan jahat sedang berupaya menghancurkan Kerajaan Albion. Kekuatan yang jauh lebih tua dari peradaban manusia, dan terikat dengan darah keluarga kerajaan jauh lebih dekat daripada yang Eirlys kira. Dan, sang putri yang dianggap sebagai kutuk bagi negeri, mungkin adalah satu-satunya pembawa berkat bagi Kerajaan Albion. Start: 30 November 2025 End: Rank 1 #Petualangan: 7 Desember 2025
  • WHAT IS LOVE? by yothsgov
    yothsgov
    • WpView
      Reads 11
    • WpPart
      Parts 1
    "apasih cinta itu? suka bikin gua bingung aja"
  • Operation Union of The Gods! by DebbyIsTyping
    DebbyIsTyping
    • WpView
      Reads 17
    • WpPart
      Parts 2
    "Ayo kita satukan Papa Mama!" . . . Dewi Terang, Dewa Gelap, Dan satu Dewa pemegang alam, ketiganya hidup dalam ketenangan dengan Dewa Pemegang Alam yang mengelola Dunia dengan seimbang. Namun sebuah tragedi misterius terjadi, Dewa pemegang alam menghilang tanpa jejak. Ketidakhadiran Dewa ini meruntuhkan keseimbangan Dunia. Suatu saat pun, Dewi Terang Dan Dewa Gelap mengalami perselisihan hingga Dunia dibagi menjadi Wilayah Terang (Light Realm) Dan Wilayah Gelap (Night Realm). Perbatasan antara dua wilayah pun berdiri Selama ratusan tahun, hingga... Dewi dan Dewa ini saling penasaran mengenai apa yang terjadi di wilayah lawan mereka. Namun, hampir tiada makhluk yang bisa melintasi perbatasan kecuali para siluman Dan Dewa itu sendiri. Keduanya pun menciptakan seorang anak yang dapat melintasi Kedua Realm. Dewi Terang menciptakan anak lelaki yang Manis, Dewa Gelap menciptakan anak perempuan yang anggun. Sebuah takdir mempertemukan Kedua anak ini di perbatasan. Mereka menyadari persamaan mereka dan menyimpulkan bahwa mereka adalah saudara kandung, Maka sekarang misi mereka bukanlah sebagai mata-mata wilayah, melainkan mempersatukan "Papa" Dan "Mama" mereka. "Ayo kak, kita harus susun rencana!"