nyissss
Zhang Yuming tidak puas dengan fulang yang dinikahkan keluarganya untuknya. Sang fulang adalah seorang janda yang mengungsi, berkulit putih bagai salju dan berwajah secantik bunga, namun sifatnya justru galak dan bermulut tajam. Setiap hari ia bertengkar dengan ibu tiri Zhang Yuming, membuat seisi rumah kalang kabut dan ribut tak karuan.
Maka, setahun setelah menikah, Zhang Yuming pergi.
Berdalang bepergian untuk berdagang, Zhang Yuming menyelamatkan seorang bangsawan di perjalanan. Ia membantu bangsawan itu meraih kesuksesan, dan ia terus mendampinginya hingga belasan tahun lamanya.
Belasan tahun kemudian, ia menjelma menjadi Tuan Adipati yang berkuasa dan disegani. Kaisar hendak menganugerahkan pernikahan baginya, namun ia menolaknya dengan halus, terus terang bahwa ia telah memiliki seorang fulang di kampung halamannya.
Karena pernah melihat dengan mata kepala sendiri betapa tragisnya nasib istri dan anak-anak saudaranya yang disiksa, ia menyembunyikan status pernikahannya belasan tahun lamanya. Akhirnya, setelah negeri kembali damai, ia bisa pulang untuk menemui fulangnya.
Namun, kepulangan itu justru mengungkap fakta yang mencengangkan.
Selama ia pergi, fulangnya diusir dari rumah oleh ibu tiri, pergi dengan tangan kosong, dan tinggal di gubuk beratap jerami yang bocor. Ia mengais rezeki dari tanah untuk bertahan hidup, membesarkan kedua anak mereka sendirian, bahkan membiayai sekolah anak sulungnya hingga meraih gelar Juren.
Zhang Yuming tak bisa membayangkan, bagaimana mungkin sosok mungil yang tingginya hanya sebatas dadanya itu, mampu menelan begitu banyak penderitaan selama bertahun-tahun.
Ia mencoba mendekati fulangnya kembali. Awalnya, orang itu sedang memeras pakaian yang warnanya telah memudar, dengan sigap menyuruh anak-anaknya merebus air, namun saat menyadari siapa yang berdiri di hadapannya, ia seolah kehilangan akal.
Tubuh Jiang Yu kurus kering, separuh rambutnya telah memutih, hanya sepasang matanya yang berbinar tajam hingga menakutkan, menatapn