Nabi-Ink
[ON-GOING]
"Matahari menghapus bayanganmu, tapi Lampu Neon memeluk lukamu."
Shin Sora hidup dalam dua zona waktu yang saling membunuh.
Pukul 08:00 Pagi: Dia adalah gadis paling beruntung di SMA Seni Haneul. Ceria, sempurna, dan dicintai oleh Kim Juhoon-'Matahari Sekolah' yang menawarkan dunia tanpa cela. Bersama Juhoon, Sora merasa menjadi putri di istana kaca, di mana kemiskinan dan rasa lapar seolah tidak pernah ada. Syaratnya hanya satu: Jangan biarkan topeng itu retak.
Pukul 02:17 Dini Hari: Topeng itu hancur. Di bawah lampu minimarket yang berdengung, Sora hanyalah kasir yang kelelahan, miskin, dan berantakan.
Di jam-jam mati itulah Martin Edwards Park masuk.
Martin tidak datang membawa janji manis. Dengan alunan piano dan sekaleng kopi dingin, dia adalah satu-satunya orang yang berani menatap wajah asli Sora-tanpa berpaling.
Kini, Sora berdiri di persimpangan paling kejam: Memilih Juhoon yang menuntutnya untuk terus terbang di langit yang sempurna? Atau memilih Martin yang memberinya tanah untuk berpijak saat dia lelah berpura-pura?
"Mana yang kau pilih: Dicintai karena kesempurnaanmu, atau dimengerti karena rapuhmu?"
Genre: Romance, Angst, School Life, Slice of Life, Coming of Age
Pemain Utama: Kim Juhoon (CORTIS), Martin Edwards Park (CORTIS), Shin Sora (OC)
Peringatan: Cerita ini mengandung isu kemiskinan ekstrem, lilitan utang, dan tekanan mental. Harap membaca dengan bijak.
Β© 2025 Nabi-Ink. All Rights Reserved.
Dilarang keras menjiplak, menyalin, atau mempublikasikan ulang sebagian atau seluruh isi cerita ini dalam bentuk apa pun tanpa izin tertulis dari penulis. Plagiarism is a crime.