palaganpaksina
"Iya waktu sebelum nikah itu kak Naga kayak cuek banget gitu, bahkan ketika ta'aruf pun kak Naga masih cuek gak ada perhatiannya sama sekali, eh tapi pas udah nikah ternyata perhatian banget, lemah lembut banget dan salah satu kejadian romantis yang kak Naga lakuin bahkan sampai sekarang aku masih inget detailnya, jadi waktu itu aku pernah kesel karena suatu hal jadi aku ngungkapin lah semua unek - unek aku ke kak Naga, kak Naga dengerin aku sampai selesai dan setelah selesai kak Naga minta maaf dengan penuh ketulusan yang bikin aku jadi tenang lagi dan setelah itu aku tanya kakak gak kesel aku ungkapin semua unek unek aku? Apa kakak juga mau ngungkapin unek - unek kakak? Kak Naga sambil senyum bilang engga, kakak teringat sama kisahnya Umar bin Khattab, ketika sang istri marah, maka dengarkanlah, karena yakinlah marahnya hanya sebentar saja. Sang Khalifah juga berkata, bagaimana bisa saya marah kepada seseorang yang membuat hati saya tentram, bagaimana saya bisa marah kepada seseorang yang mencuci bajuku, memasak untukku dan mengasuh anak - anakku, padahal semua itu bukanlah kewajibannya. Kalau seorang Khalifah sekelas Umar saja yang makamnya Allah izinkan bersanding dengan makam Rasulullah berlaku seperti itu, maka kakak hamba yang jauh lebih banyak lupa juga sudah seharusnya bersikap seperti itu untuk istri kakak." jelas Sasha sambil tersenyum memperhatikan Naga.