velgysia
"Bagaimana jika orang yang paling membuatmu merasa hidup adalah orang yang tidak pernah ditakdirkan untuk kau miliki?"
Aluna Mahendra, tumbuh di tengah kemewahan yang diimpikan banyak orang. Sebagai pewaris keluarga konglomerat, hidupnya telah disusun dengan sempurna, termasuk perjodohan yang tak pernah ia inginkan. Di balik senyum yang selalu ditampilkan kepada dunia, Aluna diam-diam mendambakan satu hal yang tak pernah bisa dibeli oleh kekayaan. Yap, kebebasan.
Pelariannya ke Luzern, Swiss, mempertemukannya dengan Adrian, seorang lelaki sederhana yang tak mengenal nama besar keluarganya. Bersamanya, Aluna belajar bahwa kebahagiaan dapat ditemukan dalam secangkir cokelat panas, langkah-langkah kecil di tepi danau, dan percakapan yang tulus tanpa kepura-puraan.
Namun, ketika takdir mempertemukan mereka kembali di tanah air, cinta mereka harus berhadapan dengan jurang perbedaan yang tak kasatmata : status sosial, harga diri, dan harapan keluarga.
Seberapa jauh seseorang sanggup memperjuangkan cinta, ketika dunia sejak awal telah menentukan ke mana ia harus melangkah?
Karena pada akhirnya, tidak semua kisah cinta berakhir dengan kebersamaan. Ada cinta yang tetap hidup, meski tak lagi bisa saling menggenggam.