joiibringhappiness
Bagi Kirana Anindita, hidup adalah tentang aroma kopi yang pahit dan roti-rotian manis di kafe "Sudut Teduh". Di usianya yang hampir kepala tiga, ia memilih mengunci hatinya rapat-rapat. Bukan karena tak ada yang singgah, melainkan karena satu nama dari masa lalu yang tak pernah benar-benar pergi: Abimanyu Dewantara. Tetangga sekaligus rival yang dulu pernah mematahkan hatinya dengan sebuah penolakan telak di masa SMA.
Sementara itu, di tengah kemewahan penthouse Adinagara, Abimanyu justru merasa sesak. Menjadi arsitek sukses dan pemilik Selasar Design House ternyata tak cukup untuk membungkam kekosongan di kepalanya. Di ambang kelelahan, sebuah tawaran sepetak tanah kosong di Senandika menjadi satu-satunya jalan pelarian yang ia punya.
Pertemuan kembali itu tak terelakkan. Kirana dengan kafenya yang hangat, dan Abimanyu dengan rahasia serta ambisinya yang dingin.