MochiPen
Selama bertahun-tahun, Adrian Pratama, seorang siswa SMA berusia tujuh belas tahun, hidup hanya berdua dengan ibunya, Alya Maheswari. Di mata semua orang, Alya adalah wanita yang sempurna-cantik, lembut, pekerja keras, dan selalu tersenyum meski menyimpan banyak luka. Namun, tidak ada yang tahu bahwa senyum itu menutupi penyesalan terbesar dalam hidupnya.
Suatu malam, Adrian kehilangan ibunya dalam sebuah kecelakaan tragis. Sebelum mengembuskan napas terakhir, Alya hanya berbisik, "Maaf... Ibu gagal memberikanmu keluarga yang utuh."
Ucapan itu terus menghantui Adrian.
Saat membersihkan barang-barang peninggalan ibunya, ia menemukan sebuah jam saku tua yang tersimpan rapi bersama foto seorang gadis SMA yang sangat mirip dengan Alya. Begitu jam itu berdetak tepat pukul dua belas malam, cahaya aneh menyelimutinya.
Ketika membuka mata, Adrian terkejut mendapati dirinya berada tujuh belas tahun di masa lalu.
Di sana, ia bertemu dengan Alya yang masih berusia tujuh belas tahun-seorang siswi SMA yang ceria, populer karena kecantikannya, tetapi diam-diam sedang berjuang menghadapi tekanan keluarga dan masa depan yang kelam.
Adrian sadar bahwa inilah kesempatan untuk mengubah takdir.
Ia harus melindungi ibunya dari setiap keputusan yang kelak menghancurkan hidupnya, mencari tahu siapa ayah kandungnya yang selama ini menghilang tanpa jejak, sekaligus mengungkap konspirasi yang menyebabkan tragedi di masa depan.
Namun, mengubah masa lalu tidak semudah yang dibayangkan.
Setiap perubahan kecil menciptakan garis waktu baru. Orang-orang mulai mengingat masa lalu yang berbeda, rahasia keluarga perlahan terbongkar, dan sosok misterius yang menjaga keseimbangan waktu mulai memburu Adrian agar sejarah tetap berjalan sebagaimana mestinya.
Semakin lama ia berada di masa lalu, semakin sulit baginya menyembunyikan identitasnya dari Alya. Gadis itu mulai merasa Adrian adalah seseorang yang sangat dikenalnya, meski mereka seharusnya belum pernah bertemu.
Di antara tawa, air mata, persahabat