iftair
SINOPSIS:
Di tahun 2231, Bumi telah berubah menjadi gurun raksasa. Hujan alami telah berhenti selama sebelas tahun, digantikan oleh Ghost Clouds-awan hantu yang hanya menawarkan harapan palsu. Manusia bertahan hidup dengan Dew Points (poin kredit air digital) di dalam kota kaca Aethelgard, sementara di luar tembok, para penyintas menggunakan The Beads (manik-manik penyerap kelembapan) untuk bertahan hidup di tengah badai kaca.
Elias, seorang mantan ilmuwan Otoritas yang memikul beban rasa bersalah karena kegagalan eksperimennya yang menyebabkan kekeringan, kini hidup sebagai orang buangan. Ia menemukan data satelit tentang satu lokasi di mana hujan terakhir dan murni diprediksi akan jatuh: Lembah Barat.
Dalam pelariannya, Elias bertemu Ara, seorang pelukis muda yang perlahan kehilangan penglihatannya. Obsesi Ara bukanlah air, melainkan keinginan putus asa untuk melukis warna langit yang basah untuk terakhir kalinya. Kepadanya, Elias berjanji untuk membawa hujan.
Perjalanan mereka menjadi semakin rumit dengan kehadiran Julian, mantan tentara elite Otoritas yang sinis namun peduli. Julian tahu cara bertahan hidup di gurun, dan ia segera menjadi pelindung brutal yang menjembatani idealisme Elias dan intuisi Ara. Sebuah segitiga emosional pun terbentuk di antara debu dan bahaya.
Mereka harus berpacu dengan waktu melawan Otoritas yang mengerahkan armada Atmospheric Harvesters untuk memanen hujan terakhir demi keuntungan komersial.
"The Last Rainfall" adalah odisei puitis tentang harapan, pengorbanan, dan penebusan. Ini adalah kisah tentang tiga jiwa yang terluka, mencari satu tetes keajaiban terakhir di dunia yang kering, dan menemukan bahwa "hujan" yang mereka cari mungkin ada di dalam hubungan yang mereka bagi di sepanjang perjalanan.