rhydianvale19
Ahn Keonho adalah seorang siswa SMA di Seoul yang hidup dalam dunia tanpa rasa. Karena mengidap CIPA, dia tidak bisa merasakan rasa sakit fisik, panas, ataupun dingin. Baginya, luka robek atau tulang patah hanyalah angka dan visual, bukan rasa. Kelemahannya ini dimanfaatkan oleh gang perundung di sekolahnya yang dipimpin oleh Han Jaewon. Mereka menganggap Keonho sebagai "monster" atau "mainan" yang tidak bisa mengeluh, menjadikannya objek kekerasan psikologis dan fisik yang kejam. Keonho memilih mati rasa secara emosional agar bisa bertahan hidup.
Semuanya berubah ketika Chiquita, seorang murid pindahan berdarah campuran (Thailand-Korea) yang ceria namun tegas, masuk ke kelasnya. Berbeda dengan murid lain yang menutup mata, Chiquita dengan berani menghalangi Jaewon saat berusaha mencelakai Keonho. Chiquita menjadi "pelindung" sekaligus orang pertama yang mengkhawatirkan kesehatan Keonho melebihi Keonho mengkhawatirkan dirinya sendiri.
Seiring berjalannya waktu, Chiquita mengajarkan Keonho arti kehangatan yang sesungguhnya-bukan lewat fisik, melainkan lewat hati. Di sisi lain, Keonho belajar untuk berani menghadapi rasa takutnya demi melindungi gadis yang perlahan-lahan mengajari dunianya yang mati rasa untuk kembali "merasakan"