We've updated our Content Guidelines.
Review the latest guidelines to keep sharing stories safely.

Filosofis Stories

Refine by tag:
filosofis
filosofis

3 Stories

  • Kidung Peziarah di Pelataran Bayang dan Cahaya by Bilinazal
    Bilinazal
    • WpView
      Reads 51
    • WpPart
      Parts 10
    Sebuah bab yang merangkum bait-bait puisi sakral tentang pengembaraan sunyi jiwa manusia di ambang dua dunia. Di pelataran mistis ini, kata-kata ditenun menjadi jembatan antara pekatnya misteri malam dan basuhan fajar pencerahan, mengajak pembaca merayakan dualitas kehidupan-di mana setiap luka adalah bayang dan setiap kesembuhan adalah cahaya.
  • Lala, Si Kucing Psikolog by mofankri
    mofankri
    • WpView
      Reads 32
    • WpPart
      Parts 2
    Lala, seorang Kucing Angora berekor panjang yang tinggal cukup lama bersama seorang kakek tua yang sering bercakap-cakap dengannya membuatnya mengerti bahasa manusia akhirnya harus meninggalkan rumah nyamannya sepeninggal wafatnya sang kakek. Kucing rumah yang akhirnya hidup liarpun tidak dapat menghindar dari kontak dengan manusia. Perjalanan pertamanya bukanlah yang menyenangkan. Lala harus langsung menghadapi kenyataan bahwa ada manusia yang harus rela menjalani hidup kehinaan hanya demi mendapat sesuap nasi. Sebuah cerita filosofis ringan akan berbagai macam aspek kehidupan sehari-hari manusia dari sudut pandang polos dari seekor kucing liar yang berinteraksi dan tanpa disadari mengawasi kehidupan manusia.
  • Biarkan "SUNYI" Menemukan Jalannya by JusttNataaa13
    JusttNataaa13
    • WpView
      Reads 131
    • WpPart
      Parts 5
    Terkadang ada tipe manusia yang sengaja menelan dunianya sendiri dalam diam. Bukan karena mereka lemah, tapi karena diam adalah satu-satunya cara agar luka lama tidak disentuh oleh tangan-tangan yang salah. Lalu, takdir membawa sebuah pengecualian. Seseorang datang menawarkan warna, aroma, dan alasan untuk kembali percaya. Membuat kotak gelap yang dibangun bertahun-tahun itu perlahan retak oleh kenyamanan. Namun, dunia tidak pernah membiarkan seseorang bahagia terlalu lama.Ketika satu-satunya alasan untuk bertahan hidup direnggut tanpa ampun, keheningan itu berubah wujud. Ia tidak lagi menjadi pelarian atau benteng pertahanan. Ia bertransformasi menjadi sesuatu yang tak kasat mata, bergerak di bawah tanah, merayap di balik dinding-dinding hukum, dan mengincar setiap orang yang bertanggung jawab tanpa suara. Hukum mungkin punya mata, tapi kesunyian punya caranya sendiri untuk menuntut balas. Pada akhirnya, keadilan akan tegak dan badai akan berlalu. Namun pertanyaannya: setelah semua dunia di sekitarnya runtuh dan musuh-musuhnya hancur tanpa sisa, ke mana langkah kaki yang telanjur mati itu akan pergi? Biarkan sunyi menemukan jalannya sendiri. Catatn : Cerita ini murni karya fiksi. Nama, karakter, tempat, instansi, dan seluruh kejadian di dalamnya adalah hasil imajinasi penulis. Kesamaan dengan nama tokoh nyata, orang yang masih hidup atau sudah meninggal, serta peristiwa di dunia nyata hanyalah kebetulan belaka