AgungSaputra343
Aku pernah mencintai seseorang dengan cara yang sederhana: diam-diam berharap, diam-diam menunggu, dan diam-diam menyimpan rasa.
Namun, tidak semua cinta berakhir dengan memiliki.
Berkali-kali aku gagal dalam urusan hati. Berkali-kali pula aku harus menerima kenyataan bahwa orang yang kusukai memilih jalan dan seseorang yang berbeda.
Awalnya aku bertanya, "Mengapa bukan aku?"
Sampai akhirnya aku sadar, mungkin mencintai bukan selalu tentang menjadi pilihan.
Mungkin, mencintai juga berarti mampu melihat seseorang bahagia, meskipun kebahagiaan itu bukan bersamaku.
Ini bukan cerita tentang mendapatkan seseorang yang kita cintai.
Ini tentang belajar melepaskan, menerima, dan menemukan arti bahagia setelah berkali-kali gagal dalam cinta.
Karena terkadang, bentuk cinta yang paling tulus adalah mampu berkata:
"Aku bahagia melihatmu bahagia, meskipun bukan aku yang membuatmu bahagia."