Aldiechan
Di bumi manakah yang tidak akan basah
ketika hujan turun begitu derasnya
dan mata siapakah yang tidak akan menangis basah,
bila sepagi ini rindu yang ditunggu belum hadir menyapa.
masih tentang kamu dan rindu yang menjadi sebatas semu,
kisah gibran dan ryana, dua orang kekasih pujaan Tuhan yang mencintai dalam diam,dalam doa yang selalu di simpan untuk kemudian hanya Tuhan yang tau hati masing masing kedua insan.
gibran cukup memahami siapa dirinya di muka bumi.
seorang hamba yang tak lain hanya mengabdi kepada sang pencipta.
seorang pria yang mencintai satu wanita, ryana.
ia sepakat, ryana terlahir ke bumi ini saat Tuhan tengah tersenyum.
saat subuh yang syahdu, saat lantunan adzan berkumandang. saat itu pula ia yakin hanya gibran sang pemilik rusuknya yang satu.
tulisan puisi ini ditulis oleh gibran untuk ryana, tulisan hati yang dirahasiakan nya dalam diam, dalam sujud sepetiga malam.
selamat membaca aksara, sampaikan puisi ini untuk ryana. sampaikan salamku untuknya.
dari aku, gibran akbar.