MichaelYudi
Pergerakan GBP/JPY saat ini dipengaruhi kombinasi sikap dovish dari Bank of England dan potensi hawkish dari Bank of Japan.
Dari sisi Inggris, Pound tertekan akibat naiknya pengangguran dan turunnya inflasi, yang memperkuat ekspektasi pemangkasan suku bunga BoE pada Maret 2026. Meski data Retail Sales dan PMI cukup solid, sentimen tetap condong negatif karena prospek kebijakan moneter yang lebih longgar.
Sementara itu, Yen Jepang menguat didorong arus safe-haven akibat ketidakpastian global, termasuk isu tarif AS, serta spekulasi kenaikan suku bunga BoJ lebih cepat dari perkiraan.
Kesimpulannya, bias jangka pendek GBP/JPY masih cenderung bearish, karena tekanan dovish Inggris bertemu dengan penguatan Yen di tengah sentimen risk-off global.
Selengkapnya:
https://www.javafx.co.id/news/kombinasi-boe-boj-bisa-guncang-gbpjpy